Belum Boleh Berjalan, Ma'ruf Amin Nekat Turun ke Banten Hari Ini

Reporter

Cawapres nomor urut 01, KH Ma'ruf Amin (kanan), mengunjungi kantor pusat MUI di Jalan Proklamasi, Jakarta, Selasa, 6 November 2018. TEMPO/Hilman Fathurrahman W

TEMPO.CO, Jakarta - Ma'ruf Amin akan menghadiri silaturahmi dengan jajaran struktural dan kultural Nahdliyin dari tiga kabupaten/kota di Banten, di Pesantren An Nawawi, Tanara, Banten pada hari ini, Ahad, 16 Desember 2018. Pesantren tersebut merupakan milik Ma'ruf yang dikelola oleh putranya, Ahmad Syauqi.

Baca: PARA Syndicate: Ketokohan Ma'ruf Amin Belum Angkat Elektabilitas

Anak Ma'ruf yang akrab disapa Gus Syauqi tersebut juga akan ikut mendampingi Ma'ruf hari ini. "Sebetulnya abah itu belum boleh jalan-jalan oleh dokter, tapi bandel," ujar Syauqi kepada Tempo di bilangan Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu malam, 15 Desember 2018.

Beberapa waktu lalu, kaki Ma'ruf terlikir. Nyaris sudah tiga pekan Ma'ruf hanya menerima tamu di kediamannya, Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta.

Syauqi mengatakan, Ma'ruf baru diperbolehkan dokter beraktivitas pada Januari 2019 atau sekitar tiga pekan lagi. Namun, calon wakil presiden nomor urut 01 itu tak betah berlama-lama diam di rumah saja. "Sejak muda begitu, bukan hanya saat jadi cawapres saja," ujar Syauqi.

Baca: Kubu Prabowo Tak Sabar Tunggu Debat Sandiaga Vs Ma'ruf Amin

Ma'ruf merupakan ulama dari Banten. Ia berbagi tugas dengan calon wakil presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi untuk menggarap basis-basis wilayah sesuai segmentasinya. Banten, merupakan salah satu daerah yang akan fokus digarap Ma'ruf.

Dalam wawancara khusus dengan Tempo pada Jumat pekan lalu, Ma'ruf optimistis bisa memenangkan suara di Banten. Sampai saat ini elektabilitas Jokowi-Ma'ruf masih tertinggal di Banten. "Saya kan lahir di Banten," ujarnya sambil tersenyum.

Selasa pekan lalu, tim relawan Jokowi - Ma'ruf yang mayoritas berisi purnawirawan tentara, Bravo-5 mengungkapkan temuan bahwa sebanyak 58,7 persen suara di Provinsi Banten masih dikantongi pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Hasil sigi internal menunjukkan pasangan nomor urut satu hanya meraup 39 persen suara responden. Sisanya tak menjawab.

Baca: Strategi Dongkrak Suara Jokowi - Ma'ruf di Daerah Rawan Kalah

Banten memang basis pemilih Prabowo. Pada pemilihan presiden 2014, Prabowo, yang saat itu berpasangan dengan Hatta Rajasa, mengantongi 57,1 persen suara. Adapun Jokowi-Jusuf Kalla dipilih oleh 42,9 persen warga. Dalam pemilihan presiden tahun depan, jumlah pemilihnya 8,1 juta, naik 200 ribu dibanding pemilihan 2014. Untuk itu, Banten menjadi perhatian khusus kedua kubu.

Di kubu Jokowi-Ma'ruf, sejumlah ulama Banten menyatakan bersedia membantu dan turun langsung dalam upaya pemenangan pasangan nomor urut 01 ini. "Kami akan mendampingi Abah ke turun ke bawah dan ikut menepis berbagai hoax yang menerpa paslon 01," ujar Ketua Relawan Kita Santri Kiai Ma'ruf Amin (Kita Sama) Banten, Kiai Ibnu Baliran Ali kepada Tempo di bilangan Menteng, Sabtu malam, 15 Desember 2018.






Pemkot Tangsel Klaim Kasus Stunting Terendah di Provinsi Banten

10 jam lalu

Pemkot Tangsel Klaim Kasus Stunting Terendah di Provinsi Banten

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan pentingnya kepastian hukum bagi kelurahan untuk menjalankan peran dan kewenangan dalam melawan stunting.


Vaksin Booster Kedua Berbayar? Ma'ruf Amin: Memang Ada Wacana

1 hari lalu

Vaksin Booster Kedua Berbayar? Ma'ruf Amin: Memang Ada Wacana

Wakil Presiden, Ma'ruf Amin mengatakan memang ada wacana mengenai kemungkinan vaksin booster kedua berbayar. Untuk siapa?


KLB PSSI: 2 Menteri Jadi Calon Ketua dan Wakil Ketua, Bisakah Dianggap Bentuk Intervensi Pemerintah?

1 hari lalu

KLB PSSI: 2 Menteri Jadi Calon Ketua dan Wakil Ketua, Bisakah Dianggap Bentuk Intervensi Pemerintah?

Dua menteri kabinet Indonesia Maju masuk bursa ketua dan wakil ketua umum PSSI. Apakah ini bisa disebut sebagai intervensi pemerintah?


Haul Akbar ke-18 Guru Sekumpul Digelar, Berikut Profil Ulama Ternama dari Martapura

2 hari lalu

Haul Akbar ke-18 Guru Sekumpul Digelar, Berikut Profil Ulama Ternama dari Martapura

Haul akbar ke-18 Guru Sekumpul kembali digelar. Lantas, siapakah sebenarnya sosok Guru Sekumpul atau KH Muhammad Zaini bin Abdul Gani ini?


Terpopuler Bisnis: Fakta Terbaru Tukang Becak Bobol BCA, Komisi VI DPR Dorong Pembentukan Pansus Meikarta

3 hari lalu

Terpopuler Bisnis: Fakta Terbaru Tukang Becak Bobol BCA, Komisi VI DPR Dorong Pembentukan Pansus Meikarta

Berita terpopuler Tempo.co. Mulai dari fakta persidangan tukang becak pembobol rekening BCA hingga rencana pembentukan Pansus Meikarta.


Ma'ruf Amin Dukung Kenaikan Biaya Haji: Subsidi Haji Terlalu Besar

3 hari lalu

Ma'ruf Amin Dukung Kenaikan Biaya Haji: Subsidi Haji Terlalu Besar

Wakil Presiden Ma'ruf Amin mendukung usulan Kementerian Agama menaikkan ongkos haji.


Cegah Nilai Manfaat Tergerus Habis, Ma'ruf Amin Minta Rasionalisasi Subsidi Jemaah Haji

3 hari lalu

Cegah Nilai Manfaat Tergerus Habis, Ma'ruf Amin Minta Rasionalisasi Subsidi Jemaah Haji

Ma'ruf Amin menyebut biaya haji 1444 H/2023 M perlu dilakukan penyesuaian karena subsidi ongkos haji tahun 2022 dinilai terlalu besar, yakni mencapai 59 persen.


Ma'ruf Amin Buka Suara Soal Mafia Beras Hingga Kenaikan Harga Meski Telah Impor

3 hari lalu

Ma'ruf Amin Buka Suara Soal Mafia Beras Hingga Kenaikan Harga Meski Telah Impor

Wakil Presiden Ma'ruf Amin buka suara soal sengkarut beras yang terjadi di Tanah Air. Ia pun tak menampik soal keberadaan mafia beras.


Mengenal Ritual Kawalu, Saat Wilayah Baduy Tertutup Dikunjungi Wisatawan

6 hari lalu

Mengenal Ritual Kawalu, Saat Wilayah Baduy Tertutup Dikunjungi Wisatawan

Kawasan Baduy Dalam ditutup untuk wisatawan selama tiga bulan lantaran upacara Kawalu.


Tiga Mahasiswa Politeknik PGRI Banten Mendapatkan Beasiswa ke China

8 hari lalu

Tiga Mahasiswa Politeknik PGRI Banten Mendapatkan Beasiswa ke China

Beasiswa ini merupakan salah satu bentuk kerjasama Industri yang dilakukan oleh Politeknik PGRI Banten dan PT. Conch Cement Indonesia, Cilegon