Pindahkan Markas ke Jateng, Kubu Prabowo Targetkan Ungguli Jokowi

Reporter

Calon Presiden Prabowo Subianto memberikan sambutan dalam Pembekalan Relawan Prabowo-Sandi di Istora Senayan, Jakarta, 22 November 2018. Pasangan Calon nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menggelar pembekalan relawan dengan tema Bergerak Menjemput Kemenangan yang berisi tentang langkah-langkah dan strategi bagi relawan untuk menjaring suara masyarakat, dengan dihadiri sekitar 3000-an orang relawan. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga menargetkan bisa mengungguli elektabilitas penantangnya, pasangan capres Jokowi-Ma'ruf dengan pemindahan markas pemenangan ke Jawa Tengah.

"Dengan adanya kantor BPN di Jawa Tengah, kami harapkan Februari tahun depan, elektabilitas Prabowo-Sandi melampaui Jokowi-Ma'ruf," kata Juru bicara BPN Prabowo-Sandiaga, Ferry Juliantono dalam acara diskusi di bilangan Menteng, Jakarta Pusat pada Sabtu, 15 Desember 2018.

Baca: Garap Jateng, BPN Prabowo akan Bangun Kantor Dekat Rumah Jokowi

Ferry optimistis paslon jagoannya tersebut bisa unggul dengan tren elektabilitas Prabowo-Sandiaga yang disebut cenderung naik oleh beberapa lembaga survei. "Survei Median misalnya, kami terpaut kurang dari 10 persen. Survei internal kami juga tinggal sedikit lagi (bisa menyusul)," ujarnya.

Politikus Gerindra itu menyebut koalisinya yakin menang pilpres jika bisa menguasai Jawa Tengah. Dengan ceruk usia pemilih 20-30 tahun yang besar di Jawa Tengah, pasangan nomor urut 02 ini dinilai bisa menggeser suara kelompok pemilih yang memiliki keterikatan dengan salah satu partai tertentu di daerah yang dikenal sebagai kandang banteng itu.

"Kami akan melakukan pendekatan yang rasional. Perubahan pergeseran konfigurasi pemilih ini yang menjadi kesempatan kami menyeimbangkan suara, bahkan unggul di Jawa Tengah," ujar Ferry.

Baca: Romi PPP Sebut Rencana Prabowo Pindah Markas ke Jateng Gimmick

Menurut dia, keyakinan tersebut bertambah dengan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf yang disebut cenderung stagnan oleh beberapa lembaga survei.

Sebelumnya, Ferry juga mengklaim Jawa Tengah tak lagi relevan disebut sebagai kandang banteng atau basis suara kubu Jokowi-Ma'ruf. Hal tersebut, ujar dia, bisa dilihat dari hasil Pilkada lalu. "Di Pilgub Jawa Tengah kemarin, Ganjar Pranowo menangnya cuma 57 persen, beda kalau Ganjar menangnya 70 atau 80 persen, itu boleh dibilang kandang banteng," kata Ferry di posko BPN, Jakarta Selatan, Jumat, 14 Desember kemarin.

Baca: Tim Prabowo Sebut Jateng Tak Relevan Lagi Disebut Kandang Banteng






Survei Indikator Politik: Pasca-Deklarasi Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Naik

29 menit lalu

Survei Indikator Politik: Pasca-Deklarasi Capres, Elektabilitas Anies Baswedan Naik

Lembaga Survei Indikator Politik mencatat elektabilitas Anies Baswedan naik setelah deklarasi Capres 2024 oleh NasDem. Anies salip Prabowo.


Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Besok, Komisi Pertahanan Bakal Berkunjung ke Rumah KSAL

1 jam lalu

Uji Kelayakan Calon Panglima TNI Digelar Besok, Komisi Pertahanan Bakal Berkunjung ke Rumah KSAL

Uji kelayakan calon Panglima TNI akan diisi dengan acara kunjungan ke rumah KSAL Laksamana Yudo Margono.


Perintah Jokowi ke Menteri ATR/BPN: Jangan Beri Ampun Mafia Tanah

2 jam lalu

Perintah Jokowi ke Menteri ATR/BPN: Jangan Beri Ampun Mafia Tanah

Jokowi menyebut Hadi merupakan mantan Panglima TNI, sehingga ia berharap ada ketegasan terhadap para mafia tanah sehingga masyarakat merasa aman.


Jokowi Klaim Selesaikan Konflik Pertanahan Suku Anak Dalam yang Sudah Berjalan 35 Tahun

2 jam lalu

Jokowi Klaim Selesaikan Konflik Pertanahan Suku Anak Dalam yang Sudah Berjalan 35 Tahun

Jokowi menyebut persoalan suku yang berdiam di hutan Jambi itu bisa selesai karena Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto turun ke lapangan.


Jokowi Salurkan Ganti Rugi Rumah Korban Gempa Cianjur Senin Pekan Depan

5 jam lalu

Jokowi Salurkan Ganti Rugi Rumah Korban Gempa Cianjur Senin Pekan Depan

Jokowi akan menyerahkan secara langsung uang ganti rugi kepada korban Gempa Cianjur yang rumahnya rusak.


Menteri Suharso Bantah Revisi UU IKN karena Ada Kecacatan

6 jam lalu

Menteri Suharso Bantah Revisi UU IKN karena Ada Kecacatan

Suharso Monoarfa mengaku jika UU IKN tetap berjalan tanpa revisi, maka akan ada aturan turunannya yang bertabrakan dengan UU lain.


UU IKN Ingin Direvisi Pemerintah untuk Akomodasi Keinginan Investor soal Lahan

7 jam lalu

UU IKN Ingin Direvisi Pemerintah untuk Akomodasi Keinginan Investor soal Lahan

Kata Suharso, jika UU IKN tetap berjalan tanpa revisi, maka akan ada aturan turunannya yang bertabrakan dengan UU lain.


Terkini Bisnis: Demo Kenaikan UMP DKI hingga 7 Desember, Jokowi Beberkan Fokus APBN 2023

7 jam lalu

Terkini Bisnis: Demo Kenaikan UMP DKI hingga 7 Desember, Jokowi Beberkan Fokus APBN 2023

Berita terkini bisnis pada siang ini dimulai dari buruh menggelar demo menolak kenaikan UMP DKI Jakarta hingga pekan depan.


Prabowo Bercanda Rambut Putih, Menteri dari Nasdem Tertawa Terbahak-bahak

8 jam lalu

Prabowo Bercanda Rambut Putih, Menteri dari Nasdem Tertawa Terbahak-bahak

Johnny membenarkan adanya obrolan rambut putih dengan Prabowo itu. Ia menyebut rambut putih itu sebagai sebuah candaan antar menteri.


6 Fokus Jokowi untuk APBN 2023, dari Penguatan SDM hingga Infrastruktur

8 jam lalu

6 Fokus Jokowi untuk APBN 2023, dari Penguatan SDM hingga Infrastruktur

Besaran APBN 2023 sebesar Rp3.061,2 triliun; dengan defisit Rp598,2 triliun atau 2,84 persen.