Erick Thohir Sebut Kini Saatnya Kubu Jokowi Menyerang

Reporter

Editor

Juli Hantoro

Erick Thohir mengusulkan agar Indonesia fokus menghadapi pencalonan tuan rumah Olimpiade 2032 dalam acara diskusi olahraga yang digelar di Jakarta pada Senin 10 Desember 2018. (KOI)

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo atau Jokowi - Ma’ruf Amin, Erick Thohir, mengatakan mulai saat ini akan bermain menyerang. Klaimnya, setelah lama mereka bermain bertahan karena serangan dari pihak oposan sudah semakin liar, maka kali ini mau tak mau TKN akan menyerang.

Baca juga: Jokowi Yakin Raih Suara 50 Persen Lebih di Kabupaten Bogor

“Karena kemarin kami sudah diserang, bahkan ada kampanye PKI (Partai Komunis Indonesia) segala, jadi mau tidak mau kita harus ofensif sekarang,” kata Erick dalam acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Direktorat Hukum dan Advokasi di Hotel Acacia, Kramat Raya, Jakarta Pusat, Kamis 13 Desember 2018.

Acara rakornas ini kata Erick Thohir merupakan salah satu langkah untuk TKN dan Tim Kampanye Daerah (TKD) khususnya yang termasuk ke dalam Direktorat Hukum dan Advokasi untuk berkoordinasi. Menurut Erick pengonsolidasian yang dilakukan acara ini cukup penting, mengingat banyaknya pelaporan-pelaporan yang menyerang baik Jokowi, Ma’ruf, atau TKN sendiri.

Ia mengatakan banyak dari laporan-laporan itu keliru. Bahkan banyak laporan yang hanya mencari-cari celah kesalahan.

Erick mengatakan dalam menghadapi laporan-laporan yang dianggap keliru itu, selama ini sikap TKN sama dengan Jokowi, bersabar. Tetapi sekarang ia merasa sudah harus bergerak, karena ia mengklaim bukti dan fakta sudah ada. Jangan sampai dengan adanya laporan itu justru Jokowi-Ma’ruf serta TKN terkena citra yang buruk.

Salah satunya adalah kasus E-KTP tercecer yang ditemukan dalam karung di daerah Pondok Kopi, Jakarta Timur. Ia mengatakan kasus ini tak ada hubungannya dengan TKN, dan tak usah dikaitkan dengan mereka.

Baca juga: Timses Jokowi Tak Goyah di Jateng: Merah, Kuning, Hijau, Kuat

“Makanya statement saya jelas, bahwa E-KTP harus diusut tuntas. Kenapa, karena nanti kalau Jokowi menang presiden, kami menang, disangka curang lagi,” ucap mantan ketua Indonesia Asian Games Organizing Committee (Inasgoc) ini.

Sebelumnya Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo mengatakan permasalahan Kartu Tanda Penduduk Elektronik atau e-KTP tercecer yang kini mencuat tidak ada hubungannya dengan daftar pemilih tetap pemilu 2019. "Jadi masalah e-KTP hari ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan DPT pemilu," kata Tjahjo melalui keterangan tertulisnya, Rabu, 12 Desember 2018.






Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

1 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: Sang Pisang hingga Mangkokku Buka Gerai, Ada 3.000 Voucher Gratis

Kaesang Pangarep mengatakan akan membagikan 3.000 voucher gratis dari Ultra Voucher (PT Trimegah Karya Utama).


Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

1 jam lalu

Kaesang Pangarep Nikah: 100 Persen Siap, Undangan 3 Ribu Orang, Banyak Teman Bapak

Kaesang Pangarep membeberkan persiapan pernikahannya dengan finalis Puteri Indonesia 2022, Erina Gudono.


Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

2 jam lalu

Tips Investasi Saham ala Kaesang Pangarep: Ndak Perlu Embel-embel Anak Presiden

Kaesang Pangarep selaku Brand Ambassador Saham Rakyat-aplikasi jual beli saham-membagikan tips untuk berinvestasi saham.


Erick Thohir Apresiasi Dukungan BUMN dalam G20

2 jam lalu

Erick Thohir Apresiasi Dukungan BUMN dalam G20

Seluruh insan BUMN bersinergi dengan multipihak untuk kesuksesan Indonesia sebagai Presidensi G20.


Jokowi Singgung Capres Rambut Putih, PPP: Itulah Hebatnya, Terus Jadi Trendsetter

2 jam lalu

Jokowi Singgung Capres Rambut Putih, PPP: Itulah Hebatnya, Terus Jadi Trendsetter

Kendati demikian, Arsul mengatakan pernyataan Jokowi yang kerap trending, termasuk capres berambut putih, tidak bisa dimaknai sepenggal-sepenggal.


Perpindahan Federasi Jordi Amat Direstui FIFA, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

3 jam lalu

Perpindahan Federasi Jordi Amat Direstui FIFA, Siap Bela Timnas Indonesia di Piala AFF

Dua pemain naturalisasi, Jordi Amat dan Sandy Walsh, sudah resmi diizinkan pindah status federasi.


Terkini Bisnis: Modus Pembobolan Rekening Bank, Provinsi dengan UMP Terendah

3 jam lalu

Terkini Bisnis: Modus Pembobolan Rekening Bank, Provinsi dengan UMP Terendah

Berita terkini ekonomi dan bisnis hingga Rabu sore, 30 November 2022 antara lain tentang modus pembobolan rekening bank.


Kumpulan Kisah Kemanusiaan Gempa Cianjur, Ada Azka Selamat Setelah Tertimbun 3 Hari 2 malam

4 jam lalu

Kumpulan Kisah Kemanusiaan Gempa Cianjur, Ada Azka Selamat Setelah Tertimbun 3 Hari 2 malam

Meskipun meninggalkan kesedihan sangat mendalam, tetapi gempa Cianjur banyak melahirkan kisah-kisah kemanusiaan. Apa saja kisah humanis tersebut?


Joko Widodo Bertemu Relawan Jokowi di SUGBK, Segini Biaya Sewa Stadion GBK

4 jam lalu

Joko Widodo Bertemu Relawan Jokowi di SUGBK, Segini Biaya Sewa Stadion GBK

Pertemuan Presiden Joko Widodo bertemu relawan Jokowi di SUGBK banyak mendapat sorotan. Mau tahu berapa tarif atau biaya sewa Stadion GBK?


Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

4 jam lalu

Jokowi Menyayangkan APBD yang Masih Mengendap Rp 278 Triliun: Ini Keliru Besar

Jokowi mengatakan investasi asing yang tengah dikejar pemerintah pusat menjadi percuma apabila APBD sendiri tidak dibelanjakan.