Timses Jokowi Tak Goyah di Jateng: Merah, Kuning, Hijau, Kuat

Reporter

Konferensi pers oleh 9 sekretaris jenderal Tim Kampanye Nasional (TKN) di Posko Cemara, Jakarta Pusat, pada Kamis, 27 September 2018 (Andita Rahma)

TEMPO.CO, Jakarta - Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Amin menyatakan kubunya tak akan goyah sedikit pun dengan rencana pemindahan markas pemenangan Badan Pemenangan Prabowo-Sandi ke Jawa Tengah.

Baca: Markas BPN Prabowo Mau Pindah ke Jateng, PDIP: Justru Blunder

"Kalau mau goyang Jateng silakan saja, tapi merah, kuning, hijau, kami sangat kuat di sana," ujar Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Ace Hasan Shadzily di Posko Cemara, Jakarta pada Rabu, 12, Desember 2018.

Merah, kuning, dan hijau yang dimaksud oleh politikus Golkar tersebut adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Golkar, dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB). Tiga partai tersebut merupakan partai pengusung pasangan Jokowi-Ma'ruf, yang memiliki suara dominan di Jawa Tengah.

Ace mengatakan, strategi kubu Prabowo-Sandi mengimbangi kekuatan di Jawa Tengah, justru menguntungkan bagi TKN Jokowi-Ma'ruf. "Kalau mereka membagi fokus di sana (Jateng), akan memudahkan kami memenangkan basis daerah mereka," ujar Ace.

Baca: Markas BPN Pindah ke Jateng, Ma'ruf Amin: Tidak Mengubah Keadaan

Beberapa basis wilayah Prabowo yang akan digarap, kata Ace, yakni; Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten. "Kiai Ma'ruf akan menggarap serius daerah-daerah itu," ujar Ace.

Sementara Jawa Tengah, menurut Ace, dari hasil analisis menunjukkan daerah itu memiliki strong votters yang tidak akan mudah untuk berubah pilihan. "Jateng enggak akan pindah ke lain hati," ujar dia.

Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) Jawa Tengah Pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin, Bambang Wuryanto mengatakan, kubu Prabowo-Sandi sama saja dengan membangunkan banteng tidur, jika kubu penantangnya tersebut benar-benar memindahkan markas perjuangan dari Jakarta ke Jawa Tengah pada Januari 2019.

Baca juga:  Kubu Prabowo - Sandiaga Ingin Memecah Suara PDIP di Jawa Tengah

Menurut Bambang, partainya telah menyiapkan pasukan khusus yang bernama Laskar Pandu Juang bentukan DPD PDIP untuk menjaga Jawa Tengah sebagai basis suara PDIP dan Jokowi-Ma'ruf Amin di pilpres 2019. "Mereka ini pasukan yang memahami teori elektoral dan paham cara memenangkan medan pertempuran," ujar pria yang akrab disapa Bambang Pacul ini saat dihubungi Tempo pada Selasa, 11 Desember 2018.






Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

40 menit lalu

Jokowi Meyakini ASEAN Masih Relevan bagi Rakyat dan Kawasan

Jokowi yakin ASEAN akan terus berkontribusi bagi perdamaian dan stabilitas di Indo-Pasifik.


Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

59 menit lalu

Jokowi Resmi Memulai Kick Off Keketuaan ASEAN Indonesia 2023

Jokowi meyakini ASEAN masih penting dan relevan bagi rakyat dan kawasan. Ia yakin ASEAN akan berkontribusi bagi stabilitas di Indo-Pasifik.


Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

2 jam lalu

Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

Berita terpopuler ekonomi bisnis selama sepekan dimulai dengan fakta tentang tukang becak yang diduga membobol rekening BCA sebanyak Rp 320 juta.


Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

2 jam lalu

Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan pemerintah terus mengawal penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).


Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

13 jam lalu

Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

Ketua Harian Partai Golkar Kota Solo Bandung Joko Suryono mempersilakan Kaesang Pangarep jika ingin bergabung partai beringin.


Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

19 jam lalu

Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

Sidang pencemaran udara Jakarta dilanjutkan. Sebab, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri LHK mengajukan kasasi.


Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

19 jam lalu

Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP terbuka untuk putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang ingin terjun ke politik


Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

20 jam lalu

Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

Adi Prayitno, menyebut pertemuan empat mata antara Surya Paloh dengan Jokowi merupakan pertanda hubungan keduanya baik-baik saja


Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

21 jam lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.


Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

21 jam lalu

Kaesang Bakal Susul Gibran Masuk Politik, Pengamat Singgung Dinasti Politik hingga Aji Mumpung

Ubedilah Badrun menyebut masuknya Gibran Rakabuming ke politik merupakan bagian dari praktik dinasti politik yang bersembunyi di balik politik elektoral.