Sandiaga Berencana Pindahkan Markas Pemenangan ke Jawa Tengah

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (dari kiri) Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said, calon wakil presiden Sandiaga Uno, Bendahara BPN Prabowo-Sandiaga, Thomas Djiwandono, dan anggota Bendaraha BPN Prabowo-Sandiaga Satrio Dimas dalam acara pemaparan laporan dana kampanye per November 2018, di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 28 November 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    (dari kiri) Direktur Materi dan Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said, calon wakil presiden Sandiaga Uno, Bendahara BPN Prabowo-Sandiaga, Thomas Djiwandono, dan anggota Bendaraha BPN Prabowo-Sandiaga Satrio Dimas dalam acara pemaparan laporan dana kampanye per November 2018, di Media Center Prabowo-Sandi, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu, 28 November 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden, Sandiaga Uno bakal memindahkan markas perjuangan dari Jakarta ke Jawa Tengah pada Januari 2019. Direktur Materi Debat Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Sudirman Said mengatakan, pemindahan itu dilakukan dalam rangka memberikan perhatian khusus untuk pemenangan pemilihan presiden di Jawa Tengah.

    Baca: Ke Mana Saja Sandiaga dan Prabowo Hari Ini? Intip Jadwalnya

    Sudirman menyebut Jawa Tengah merupakan provinsi penting yang harus dimenangkan pasangan Prabowo-Sandiaga. "Kemenangan di Jateng besar pengaruhnya secara nasional," kata Sudirman melalui keterangan tertulis yang diterima Tempo pada Ahad, 9 Desember 2018.

    Pernyataan ini disampaikan Sudirman saat meresmikan Posko Relawan Prabowo-Sandi di Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Sabtu, 8 Desember 2018. Hal senada disampaikan Sudirman saat deklarasi Relawan Prabowo Nusantara (RPN) di Brebes pada sore harinya.

    Sudirman lantas menyinggung perolehan suaranya di pemilihan gubernur Jawa Tengah 2018 April lalu. Kata dia, suara 41,23 persen yang didapatnya merupakan modal yang perlu dijaga dan dipertahankan untuk kemenangan pasangan calon jagoannya itu.

    Baca: Sandiaga Sebut Pilpres seperti Basket: Kalah Dulu Menang Kemudian

    Sudirman mengaku diminta bertanggung jawab untuk meningkatkan suara Prabowo-Sandiaga di provinsi yang menjadi basis Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, partai pengusung Joko Widodo. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ini pun saat ini menjabat sebagai Koordinator Prabowo-Sandi (PADI) di Jawa Tengah.

    Sudirman menyebut pemindahan markas itu juga menunjukkan besarnya perhatian Sandiaga terhadap Jawa Tengah. Sudirman optimistis persentase perolehan suara pasangan nomor 02 itu akan lebih besar dari hasil yang dia peroleh saat pemilihan gubernur 2018.

    Pada pemilihan presiden 2014 lalu, Prabowo kalah delapan juta suara dari Jokowi. Enam juta suara di antaranya, kata Sudirman, didulang Jokowi dari Jawa Tengah. Namun, jika persentase perolehan suara Prabowo-Sandiaga seperti pilgub Jateng yang lalu, Sudirman optimistis jagoannya akan memenangi pilpres 2019.

    "Kalau persentase perolehan suara pasangan 02 nanti seperti Pilgub Jateng kemarin saja insya Allah kita menang," ujar Sudirman.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?