Puji Jokowi Baik Hati, Prabowo Ajak Bersaing dalam Kebaikan

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, tertawa bersama saat berbincang di sela acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. REUTERS/Darren Whiteside

    Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, tertawa bersama saat berbincang di sela acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden Prabowo Subianto mengatakan dirinya memiliki hubungan baik dengan rivalnya Joko Widodo atau Jokowi, meskipun kini sedang berkontestasi dalam Pilpres 2019. Menurut Prabowo lebih baik bila bersaing dalam gagasan, dan tidak saling membenci.

    Baca: Kubu Prabowo Akan Gencar Kampanye Program Unggulan Mulai Januari

    "Hubungan saya baik dengan Pak Jokowi. Beliau juga baik hatinya, karena itu mari kita bersaing dalam kebaikan, bersaing dalam gagasan," kata Prabowo dalam acara gala dinner dengan pengusaha Tionghoa di Sun City, Jakarta Barat, Jumat 7 Desember 2018.

    Prabowo mengatakan dirinya sebagai mantan tentara yang sering terlibat peperangan sadar betul bagaimana kejamnya sebuah perang. Ia mengatakan perang sama sekali tidak menguntungkan pihak manapun. Karena itu, setelah terjun ke politik, Prabowo mengaku sebisa mungkin menghindari pertikaian atau kekerasan dengan cara apapun.

    Baca: Sekelompok Orang Tuntut Prabowo Minta Maaf ke Jurnalis

    "Dulu saya bertugas perang. Saya dulu tentara, bukan yang enak-enak di kota. Jadi saya mengetahui perang ini adalah kejam," tutur Prabowo yang juga mantan Komandan Jenderal Komando Pasukan Khusus (Kopassus).

    Mengakhiri pidatonya, ia menyatakan rasa terima kasihnya kepada para pengusaha Tionghoa yang mengundangnya. Ia berterima kasih atas rasa persahabatan yang diberikan.

    Sekaligus ia berterima kasih atas dukungan pengusaha Tionghoa dalam pencalonannya. Tapi Prabowo mengatakan juga tak masalah kalaupun ia tak didukung. "Kalau saya dipilih saya akan kerja keras, kalau saya enggak dipilih saya jadi pensiunan naik kuda saja saya," ucap Prabowo disambut tawa audiens.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.