Jumat, 14 Desember 2018

Survei: Elektabilitas Jokowi 53,2 Persen, Prabowo 31,2 Persen

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, tertawa bersama saat berbincang di sela acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. REUTERS/Darren Whiteside

    Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, tertawa bersama saat berbincang di sela acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. REUTERS/Darren Whiteside

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil survei Lingkaran Survei Indonesia Denny JA pada November 2018 menunjukkan elektabilitas pasangan calon Joko Widodo atau Jokowi dan Ma'ruf Amin masih unggul lebih dari 20 persen di atas pasangan calon Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.

    Baca: Pramono Anung Jelaskan Kondisi Sebenarnya Elektabilitas Jokowi

    Survei itu menunjukkan Jokowi-Ma'ruf memiliki elektabilitas 53,2 persen, Prabowo-Sandi 31,2 persen, dan 15,6 persen sisanya belum menentukan pilihan.

    "Selama dua bulan terakhir, elektabilitas Jokowi-Ma'ruf dan Prabowo-Sandi mengalami turun naik, namun tidak banyak mengubah selisih elektabilitas. Jokowi-Ma'ruf masih unggul dengan selisih di atas 20 persen dari Prabowo-Sandi," kata Rully Akbar, peneliti senior LSI Denny JA dalam keterangannya, Kamis, 6 Desember 2018.

    Dua bulan setelah dimulai masa kampanye dimulai pada September 2018, kata Rully, elektabilitas kedua capres ini tak banyak bergerak dibandingkan masa pra-kampanye. Rully berujar survei LSI Denny JA pada Agustus 2018 - sebelum masa kampanye - menunjukkan elektabilitas Jokowi-Ma'ruf sebesar 52,2 persen dan Prabowo-Sandi 29,5 persen.

    Baca: Elektabilitas Jokowi Turun di Sumatera Barat dan Jawa Barat

    September dan Oktober 2018, LSI Denny JA merekam naik-turunnya elektabilitas kedua paslon. Meski demikian, kata Rully, naik-turunnya suara kedua paslon di periode tersebut tak terlalu signifikan.

    "Jarak kedua kandidat masih tetap di atas 20 persen dengan keunggulan Jokowi-Ma'ruf dibandingkan Prabowo-Sandi," ujar dia.

    Pengumpulan data pada survei ini dilaksanakan pada 10 hingga 19 November 2018. Metodologi survei menggunakan multistage random sampling dengan jumlah responden 1.200. Wawancara tatap muka responden menggunakan kuesioner dan margin of error survei ini sebesar kurang lebih 2,9 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....