Kampanye Kubu Prabowo di Medsos Dianggap Kurang Terencana

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno (kiri) mengumumkan juru bicara baru di Badan Pemenangan Nasional, yakni Irfan Yusuf (tengah), di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 1 November 2018. Irfan merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama Hasyim Asyari. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno (kiri) mengumumkan juru bicara baru di Badan Pemenangan Nasional, yakni Irfan Yusuf (tengah), di Media Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis, 1 November 2018. Irfan merupakan cucu pendiri Nahdlatul Ulama Hasyim Asyari. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Pakar media sosial sekaligus pengembang aplikasi Drone Emprit, Ismail Fahmi, mengatakan kubu pasangan Prabowo - Sandiaga Uno kalah dibandingkan kubu Jokowi - Ma'ruf Amin soal pengelolaan kampanye di media sosial. Ia menilai kampanye kubu Prabowo di media sosial kurang terencana.

    Baca: Pakar: Kubu Jokowi Paling Banyak Pakai Akun Robot untuk Kampanye

    "Yang paling bagus, terencana, terstruktur, itu nomor 01. Nomor 02 natural, kurang," kata Ismail saat ditemui usai diskusi 'Panas di Medsos, Dingin di Kotak Suara' di Hotel Le Meridien, Jakarta, Rabu, 14 November 2018. Nomor 01 adalah nomor urut pasangan Jokowi- Ma'ruf di pilpres 2019, sementara nomor 02 adalah nomor urut Prabowo-Sandiaga.

    Indikasi itu, kata dia, terlihat saat masing-masing kubu mencoba memviralkan suatu konten di dunia maya. Ia mencontohkan konten yang dibawa kubu pasangan calon 01 cepat menjadi topik populer di Twitter ketimbang lawannya."Jadi yang 01 dalam satu jam bisa trending topic, nah yang ini (paslon 02) butuh empat jam," ujarnya.

    Baca: Tim Jokowi dan Prabowo Bersepakat Sudahi Saling Serang Pernyataan

    Namun kubu paslon 01 bisa lebih unggul lantaran dipengaruhi penggunaan akun robot yang secara bersamaan memviralkan suatu konten. Sementara itu, paslon 02 cenderung natural.

    "Paslon 02 ada isu dia lama, begitu mulai naik minta bantuan teman-temannya 'wah ini tolong bantuin'," tuturnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman dan Nyaman Liburan Lebaran Idul Fitri 1442 H

    Ada sejumlah protokol kesehatan yang sebaiknya Anda terapkan kala libur lebaran 2021. Termasuk saat Salat Idul Fitri 1442H