Survei Internal Jokowi - Ma'ruf: Suara di Jawa Barat 47 Persen

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi bersama komunitas motor menyapa warga ketika mengendarai sepeda motor di Kota Bandung, Jawa Barat, Ahad, 11 November 2018. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Deklarasi Jabar Kondusif. ANTARA/Wahyu Putro A.

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi bersama komunitas motor menyapa warga ketika mengendarai sepeda motor di Kota Bandung, Jawa Barat, Ahad, 11 November 2018. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara Deklarasi Jabar Kondusif. ANTARA/Wahyu Putro A.

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi - Ma'ruf, Abdul Kadir Karding mengatakan, hasil survei internal koalisinya menunjukkan pasangan calon presiden dan calon wakil presiden Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin di Jawa Barat sudah unggul dari kubu pesaingnya, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Berdasar survei internal, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan perolehan suara 47 persen.

    Baca juga: Ma'ruf Amin Tegaskan Budek dan Buta untuk Orang Ingkari Kenyataan

    "Di Jawa Barat, kita menang 47 persen berbanding 42 persen," ujar Karding kepada wartawan pada Senin, 12 November 2018.

    Menurut Juru bicara Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf, Ace Hasan Shadzily, mereka menargetkan kemenangan 60 persen suara untuk Jokowi - Ma'ruf di Jawa Barat. "Itu target optimistis dan realistis," ujar Ace di bilangan Menteng, Jakarta pada Senin, 12 November 2018.

    Jawa Barat merupakan salah satu provinsi yang diprediksi akan menjadi medan berat bagi Jokowi - Ma'ruf Amin. Sebab, pada 2014 lalu, Jokowi paling banyak kalah secara angka di Tanah Pasundan ini.

    Baca juga: Ma'ruf Amin Sebut Budek dan Buta, Jubir Prabowo: Itu Merendahkan

    Berdasarkan hasil sigi sejumlah lembaga survei, Jokowi - Ma'ruf memang disebut-sebut sudah unggul di Jawa Barat. Namun jika melihat dari elektabilitas per partai, Gerindra masih menempati urutan nomor wahid di Jawa Barat.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.