Sandiaga Kisahkan Pertemuannya dengan Yusril Ihza Mahendra

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, bermain gitar dan menyanyikan sebuah lagu dalam acara Ngobrol Pintar (Ngopi) di Hutan Kota Sangga Buana, Lebak Bulus, Jakarta, 7 November 2018. Acara tersebut diadakan Chairuddin atau lebih akrab disapa Babe Idin. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, bermain gitar dan menyanyikan sebuah lagu dalam acara Ngobrol Pintar (Ngopi) di Hutan Kota Sangga Buana, Lebak Bulus, Jakarta, 7 November 2018. Acara tersebut diadakan Chairuddin atau lebih akrab disapa Babe Idin. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengaku pernah menyambangi rumah Ketua umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra untuk mengajak pengacara itu menjadi tim suksesnya. Pertemuan tersebut terjadi pada 30 Agustus 2018.

    Baca juga: Yusril Ihza Mahendra: Sandiaga Kaget Saat Ditanya Format Koalisi

    "Benar saya pernah mengajak Bang Yusril bergabung dengan Koalisi Adil Makmur. Waktu itu saya datang bersama Pak Ferry," kata Sandiaga kepada Tempo saat ditemui di pusat kuliner laksa, Kota Tangerang, Banten, pada Jumat, 9 November 2018. Ferry yang dimaksud Sandiaga adalah Ferry Juliantono, Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra.

    Ketika ketiganya berembuk, Sandiaga mengaku diskusi berlangsung hangat dan penuh persahabatan. Di sela dialog pun, Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) itu sempat menanyakan keuntungan bagi partainya bila mau bergabung bersama koalisi Prabowo - Sandiaga.

    Kala itu, tak ada deal khusus. Sandiaga mengaku koalisinya mengedepankan kerja sama untuk melancarkan isu-isu ekonomi sebagai basis kampanye. Setelah perbincangan itu, Sandiaga mengaku menyusun format koalisi dengan Prabowo. "Arahan setelah itu saya lapor ke Pak Prabowo dan kami tunggu keputusan Pak Yusril," ujarnya.

    Baca juga: Yusril Pengacara Jokowi, Erick Thohir: Tak Ada Deal Politik

    Kunjungan Sandiaga ini pernah disampaikan Yusril selepas ia menerima ajakan Erick Thohir menjadi pengacara capres inkumben Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Menurut Yusril, eks Wakil Gunernur DKI Jakarta itu menawari kursi tim sukses. Namun, ia tak kunjung mendapatkan format yang jelas terhadap partai koalisi pemenangan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Edy Rahmayadi Mundur dari PSSI dengan Catatan Prestasi Buruk

    Edy Rahmayadi menegaskan mundur dari jabatan ketua umum PSSI, pada 20 Januari 2019, tanpa tekanan siapa pun. Dia mangaku gagal mengurus PSSI.