Jumat, 16 November 2018

Sandiaga Bantah Pernyataan Yusril Soal Prabowo Sulit Dihubungi

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, menggelar konferensi pers pernyataan sikap terkait gempa Donggala dan Palu di rumah pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin malam, 1 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Pasangan capres-cawapres nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, menggelar konferensi pers pernyataan sikap terkait gempa Donggala dan Palu di rumah pribadi Prabowo, Jalan Kertanegara 4, Jakarta Selatan, Senin malam, 1 Oktober 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden, Sandiaga Uno menampik pernyataan Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra bahwa Prabowo Subianto sulit dihubungi. Sandiaga mengklaim tidaklah sulit berkomunikasi dengan Ketua Umum Partai Gerindra itu.

    Baca: Yusril Ihza Mahendra: Rizieq Shihab Pun Tak Bisa Telepon Prabowo

    "Saya baru ketemu, enggak ada yang sulit komunikasi dengan Pak Prabowo," kata Sandiaga di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu malam, 7 November 2018.

    Yusril sebelumnya menceritakan dirinya sulit menghubungi Prabowo. Bahkan, kata Yusril, pimpinan Front Pembela Islam Rizieq Shihab juga tak bisa menelepon capres nomor urut 02 itu.

    "Jadi memang agak susah dihubungi, gimana diharapkan jadi ketua koalisi," kata Yusril di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 7 November 2018.

    Yusril juga menceritakan Prabowo dan Sandiaga pernah meminta dia dan PBB bergabung dengan koalisi. Pengacara eks Hizbut Tahrir Indonesia ini kemudian menanyakan strategi apa yang disiapkan agar partai pendukung bisa mendapatkan keuntungan di pemilihan legislatif 2019. Prabowo dan Sandiaga, kata Yusril, tak memberi jawaban pasti.

    Baca: Yusril Ihza Mahendra Kesulitan Menghubungi Prabowo Subianto

    Sandiaga pun tak menampik dirinya pernah mengajak Yusril selaku Ketua Umum PBB. Namun, kata Sandiaga, pada saat itu Yusril berujar bahwa PBB belum menentukan sikap. Sandiaga berujar dirinya pun menghormati langkah Yusril yang memutuskan menjadi pengacara Joko Widodo-Ma'ruf Amin.

    Yusril Ihza Mahendra resmi menjadi pengacara pasangan Jokowi-Ma'ruf secara probono alias tanpa dibayar. Namun, baik Yusril maupun Ketua Bidang Pemenangan PBB Sukmo Harsono mengatakan bahwa sikap PBB baru akan diputuskan dalam rapat koordinasi nasional (Rakornas) bulan November ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.