Jumat, 16 November 2018

Yusril Ihza Mahendra Kesulitan Menghubungi Prabowo Subianto

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra saat ditemui di Bareskrim Polri, Jakarta Pusat, Senin, 16 April 2018. TEMPO/M Julnis Firmansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra mengatakan kesulitan menghubungi calon presiden Prabowo Subianto.

    Baca juga: Sandiaga Mengaku Pernah Ajak Yusril Gabung ke Koalisi Prabowo

    "Jadi emang agak susah dihubungi, bagaimana diharapkan menjadi ketua koalisi," kata Yusril menjelaskan hubungannya dengan Prabowo di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Rabu, 7 November 2018.

    Yusril mengatakan cawapres Prabowo, Sandiaga Uno, pernah mengajaknya dan partai yang dia pimpin untuk mendukung pasangan itu dalam pemilihan presiden 2019. Yusril lantas menanyakan apa strategi yang disiapkan agar partai pendukung bisa mendapatkan keuntungan dalam pemilihan legislatif 2019. Namun, Prabowo-Sandi tak punya jawaban pasti.

    "Pak Sandi bilang ya nanti akan bicarakan dengan Prabowo tapi sampai hari ini tidak dijawab," kata dia.

    Sementara itu, Yusril mengatakan jabatan terbarunya sebagai pengacara pasangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin tidak dalam konteks mendukung pasangan itu dalam Pilpres.

    PBB, kata dia, masih belum mendukung salah satu kubu. "Jokowi-Ma'ruf tidak mengajak sebagai ketua partai dan tidak mengajak PBB, tapi minta saya sebagai advokat," ujar Yusril.

    Yusril secara resmi diumumkan sebagai pengacara capres inkumben pada Senin, 5 November 2018. Ketua Umum PBB itu menyatakan kesediaannya menjadi pengacara pasangan capres nomor urut 01.

    Keputusan Yusril Ihza Mahendra itu tak lepas dari faktor Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir. Sebelumnya, Erick menawari Yusril menjadi pengacara capres petahana tanpa dibayar atau probono.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.