Jumat, 16 November 2018

Pilpres 2019, Jokowi Pakai Strategi Saat Menang Pilwalkot Solo

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi dalam acara pembekalan calon legislatif Hanura di Hotel Discovery Ancol, Jakarta pada Rabu, 7 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi dalam acara pembekalan calon legislatif Hanura di Hotel Discovery Ancol, Jakarta pada Rabu, 7 November 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Jakarta - Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi bercerita tentang pengalamannya berkampanye door to door atau dari pintu ke pintu saat berlaga dalam pemilihan Wali Kota Solo pada 2015. Jokowi menyebut, cara tersebut sangat efektif untuk mendapatkan dukungan masyarakat.

    Baca juga: Jokowi Sindir Soal Pemimpin Tegas tapi Suka Marah-marah

    Mantan Wali Kota Solo itu mengatakan, pada 2004, setahun sebelum Pilkada 2015, tidak ada yang mengenal dia. Sementara itu, dia memiliki tiga pesaing lainnya yang terkenal.

    "Tanya yang namanya Jokowi, ada yang kenal enggak? Saya jamin satu pun tidak ada yang kenal," ujar Jokowi ketika berpidato dalam acara pembekalan calon legislatif Hanura di Hotel Discovery Ancol, Jakarta pada Rabu, 7 November 2018.

    Namun dalam waktu setahun berkampanye dengan door to door, ujar Jokowi, dia bisa memenangkan pilkada dengan perolehan 37 persen suara. "Hanya 37 persen, tapi yang penting menang," ujar Jokowi.

    Terbukti berhasil, cara tersebut kemudian kembali dipakai Jokowi saat bertarung di Pilwakot Solo 2010. Hasilnya, Jokowi kembali menang. "Saya 'ndak keluar apa-apa. Yang saya lakukan hanya dari pintu ke pintu menerangkan bahwa kita sudah bekerja," ujar Jokowi.

    Selain itu, ujar Jokowi, kerap bersalaman dengan rakyat juga membuatnya bisa merasakan dukungan. "Sampai sekarang saya tahu, waktu nyalami itu dukung atau tidak. Saya ngerti betul. Kalau saya ragu, besok saya balik lagi," ujar Jokowi.

    Sebelumnya, dalam rapat kerja nasional (rakernas) Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf di Surabaya pada 28 Oktober 2018, Jokowi memerintahkan timnya untuk melakukan kampanye secara door to door. "Ini perintah Pak Jokowi, kami tidak hanya berkampanye di pedesaan, kami harus door to door," kata Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-M'ruf, Abdul Kadir Karding di Surabaya, Ahad, 28 Oktober 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.