Sabtu, 17 November 2018

Ini Penyebab Tim Pemenangan Prabowo - Sandiaga Memboikot Metro TV

Reporter:
Editor:

Amri Mahbub

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Perajin menunjukkan mobil mainan yang dimodifikasi bergambar pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Desa Singocandi, Kudus, Jawa Tengah, Jumat, 5 Oktober 2018. Hot Wheels bergambar Prabowo-Sandi tersebut berjenis Volkswagen Kool Combi berwarna merah dan putih. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    Perajin menunjukkan mobil mainan yang dimodifikasi bergambar pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno di Desa Singocandi, Kudus, Jawa Tengah, Jumat, 5 Oktober 2018. Hot Wheels bergambar Prabowo-Sandi tersebut berjenis Volkswagen Kool Combi berwarna merah dan putih. ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho

    TEMPO.CO, Jakarta - Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto - Sandiga Uno (Prabowo - Sandiaga) menyatakan memboikot sementara televisi swasta Metro TV. Menurut anggota tim Badan Pemenangan, Ferdinand Hutahaean, keputusan ini telah dibahas di lingkup koalisi.

    Baca juga: Sepupu Gus Dur Jadi Juru Bicara Prabowo - Sandiaga

    "BPN Prabowo - Sandiaga, hingga batas waktu yang tidak ditentukan, memboikot Metro TV," kata Ferdinand dalam pesan pendek kepada Tempo, Sabtu malam, 3 November 2018. Selama aksi boikot digencarkan, Ferdinand memastikan, kubu Prabowo tak bakal melayani agenda wawancara atau bincang-bincang ekslusif bersama Metro TV.

    Prabowo juga tak akan bertandang ke acara debat yang bakal ditanyangkan televisi milik Surya Paloh itu. "Kami tidak diizinkan menghadiri Metro TV sampai ada pemberitahuan lebih lanjut," tutur Ferdinand.

    Baca juga: Sandiaga Uno Mulai Berkampanye di Palu

    Menurut Ferdinand langkah ini ialah bentuk protes kubunya. Musababnya, politikus Demokrat itu mengklaim pemberitaan Metro TV tidak berimbang selama kampanye pemilihan presiden 2019.

    Adapun terkait hal ini, koordinator juru bicara BPN, Dahnil Anzar Simanjuntak, belum mau berkomentar. Meski mengaku telah mendengar kesepakatan soal aksi boikot salah satu stasiun televisi itu, Dahnil mengatakan masih menunggu keterangan resmi dari kubu koalisi.

    Baca juga: Sandiaga Sebut Ada 10 Tim Bayangan di Kubu Prabowo

    Simak kabar terbaru seputar pasangan capres-cawapres Prabowo - Sandiaga hanya di Tempo.co.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.