Jumat, 16 November 2018

Kubu Jokowi Lebih Kuat Dibanding Prabowo, Golkar: Partai Solid

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi resmi mengumumkan nama Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) di Posko Cemara, Jakarta, Jumat, 7 September 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi resmi mengumumkan nama Erick Thohir sebagai Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) di Posko Cemara, Jakarta, Jumat, 7 September 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Shadzily menanggapi hasil sigi Lembaga Survei Indonesia Denny JA yang menyatakan partai pendukung Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin lebih kuat ketimbang partai pengusung Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Menurut dia, hasil survei itu menunjukkan soliditas partai pengusung Jokowi-Ma'ruf.

    Baca: Survei LSI Denny JA: Partai Koalisi Prabowo Kalah dari Jokowi

    "Memang terlihat bahwa konsolidasi internal tiap-tiap partai pengusung sudah dilakukan secara maksimal," ujar Ace saat dihubungi Tempo, Sabtu, 3 November 2018.

    Menurut Ace, konsolidasi setiap partai pengusung Jokowi sudah sesuai dengan kebijakan partai. Hal itu, kata dia, dapat dilihat dari instruksi masing-masing dalam internal partai untuk mensosialisasikan pasangan Jokowi-Ma'ruf. "Terutama kader Golkar diperintahkan memilih dan pasangan Jokowi-Ma'ruf. Walau belum semua pemilih, Partai Golkar sudah mulai terlihat solid," katanya.

    Hasil survei termutakhir LSI Denny JA menyatakan partai pendukung Jokowi meraup elektabilitas 47,1 persen, sedangkan koalisi Prabowo 21,6 persen. Gabungan partai koalisi Jokowi tercatat lebih kuat di sembilan dari 10 provinsi sasaran survei ini.

    Baca: Kubu Prabowo dan Jokowi Berebut Suara di Jawa Timur

    Survei dilaksanakan di 10 provinsi terbesar di Indonesia yang memiliki basis elektoral lebih dari 75 persen. Provinsi-provinsi itu di antaranya
    Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Sumatera Utara, Lampung, dan Riau.

    Meski demikian, Ace mengatakan partai koalisi tidak akan terlena dengan hasil survei tersebut. Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf ini menuturkan tetap berkonsentrasi penuh di daerah dengan pemilih terbanyak. "Target kami adalah 70 persen suara rata-rata nasional," ucapnya.

    Ace berpendapat partai pengusung Jokowi juga akan berfokus pada beberapa provinsi kekalahan Jokowi pada Pilpres 2014 lalu. Dia berkata partai akan mengerahkan semua potensi dan relawan yang ada di daerah-daerah tersebut. "Kami akan maksimalkan, misalnya di Jawa Barat yang dulu agak kalah," tuturnya.

    FRANCISCA CHRISTY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.