Sabtu, 17 November 2018

Jokowi Minta Pengusaha Muda Pandai Manfaatkan Peluang

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) bersama Ibu Negara Iriana (ketiga kiri) mendengarkan penjelasan Pemilik Tuku Kopi Andanu Prasetyo (tengah) saat mengunjungi Tuku Kopi, Jakarta, 2 Juli 2017. Kopi asli Indonesia yang disukai Presiden terutama yang dijual oleh pengusaha lokal. ANTARA/Reno Esnir

    Presiden Jokowi (kiri) bersama Ibu Negara Iriana (ketiga kiri) mendengarkan penjelasan Pemilik Tuku Kopi Andanu Prasetyo (tengah) saat mengunjungi Tuku Kopi, Jakarta, 2 Juli 2017. Kopi asli Indonesia yang disukai Presiden terutama yang dijual oleh pengusaha lokal. ANTARA/Reno Esnir

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, mendorong para pengusaha muda untuk dapat memanfaatkan setiap peluang.

    Baca: Jokowi Batalkan Kenaikan Cukai Rokok, YLKI: Hal yang Ironis

    "Yang namanya pengusaha itu harus pandai memanfaatkan peluang, pandai memanfaatkan opportunity, sekecil apa pun peluang itu," kata Jokowi dalam acara pembukaan Rapat Kerja Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional di Hotel Fairmont Jakarta, Sabtu, 3 November 2018.

    Jokowi mengatakan semangat memanfaatkan peluang itu pernah ia rasakan ketika masih berprofesi sebagai pengusaha pada usia 30 tahun serta menjadi anggota Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Solo.

    Menurut Jokowi, pergerakan pengusaha muda saat ini sangat cepat. Ia menuturkan, dalam 2-3 tahun, mereka sudah menjadi miliarder yang dibuktikan dengan munculnya empat unicorn, perusahaan rintisan yang bernilai di atas US$ 1 miliar.

    Baca: Kubu Prabowo dan Jokowi Berebut Suara di Jawa Timur

    "Ada Go-Jek, Traveloka, Bukalapak, Tokopedia, umurnya (pendirinya) di bawah 35 tahun. Masih muda semuanya, tapi sudah triliun," ujarnya.

    Rapat Kerja Nasional Relawan Pengusaha Muda Nasional turut dihadiri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo dan sejumlah pejabat yang juga pengusaha, seperti Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, dan politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Maruarar Sirait.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.