Tantang Jokowi, Sandiaga: Kita Search for the Size of Tempe

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Projosari, Bawen, Jawa Tengah pagi ini, Rabu, 24 Oktober 2018. Sandiaga menemukan tempe yang disebutnya tempe standar seperti HP jadul. Foto: Istimewa

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Projosari, Bawen, Jawa Tengah pagi ini, Rabu, 24 Oktober 2018. Sandiaga menemukan tempe yang disebutnya tempe standar seperti HP jadul. Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno menantang lawannya, Joko Widodo atau Jokowi untuk adu blusukan ke pasar-pasar. Sandiaga menantang Jokowi untuk mencari ukuran tempe-tempe di seluruh Indonesia sebagai indikator kondisi ekonomi.

    Baca juga: Saat Sandiaga Berjoget dan Penonton Bubar karena Hujan

    "Kita lakukan the search for the size of tempe. Kita lakukan pencarian tempe seperti apa ke depan," kata Sandiaga saat ditemui wartawan di kompleks rumah dinas DPR, Kalibata, Jakarta Selatan, Rabu, 31 Oktober 2018.

    Sandiaga mengatakan ajakan itu menarik untuk membangun kampanye yang lebih sejuk. Musababnya, diskusi akan lebih mengerucut pada persoalan makanan pokok.

    "Coba kita lihat bagaimana reaksi seluruh rakyat Indonesia baik dari kunjungannya Pak Jokowi dan saya," kata Sandiaga.

    Tantangan Sandiaga ini berawal dari pernyataan Jokowi yang mengatakan harga-harga komoditas di pasar relatif stabil. Pernyataan Jokowi itu setelah ia blusukan ke pasar tradisional di Jalan Roda, Bogor, tadi pagi, Rabu 31 Oktober 2018.

    Dalam momentum kunjungan mendadak itu, Jokowi mengecek harga komoditas, seperti sayuran dan tempe.

    Baca juga: Julukan-julukan Sandiaga yang Menuai Kontroversi

    Dalam siaran pers yang dikirim Sekretariat Kepresidenan kepada wartawan, Jokowi mengatakan harga-harga di pasar relatif stabil. Menurut Jokowi, kondisi harga-harga di pasar ini sejalan dengan situasi makro ekonomi, terutama berkaitan dengan besaran inflasi.

    Hal itu berkebalikan dengan pernyataan-pernyataan calon wakil presiden oposisi, Sandiaga Uno. Sandiaga acap berujar bahwa harga-harga di pasar relatif tinggi dan ekonomi kian lesu. Dampaknya, ia sempat melontarkan ada tempe setipis ATM akibat kondisi harga bahan kebutuhan pokok melambung.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menunggu Dobrakan Ahok di Pertamina

    Basuki Tjahaja Purnama akan menempati posisi strategis di Pertamina. Ahok diperkirakan akan menghadapi banyak masalah yang di BUMN itu.