Sandiaga Idolakan Bung Hatta karena Hemat

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Projosari, Bawen, Jawa Tengah pagi ini, Rabu, 24 Oktober 2018. Sandiaga menemukan tempe yang disebutnya

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Projosari, Bawen, Jawa Tengah pagi ini, Rabu, 24 Oktober 2018. Sandiaga menemukan tempe yang disebutnya "tempe standar seperti HP jadul". Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengaku mengidolakan sosok proklamator Mohammad Hatta karena pemikiran-pemikiran ekonominya. Ia mengatakan Bung Hatta adalah politikus hemat.

    Baca: Kalau Menang Pilpres, Sandiaga Isyaratkan Rekrut Susi Pudjiastuti

    "Sampai tertulis, bagaimana Bung Hatta tidak membeli sepatu, lalu sampai disimpan gambar (sepatu)nya," kata Sandiaga saat ditemui seusai berolahraga di lapangan basket SMA Pangudi Luhur, Jakarta Selatan, Sabtu, 27 Oktober 2018.

    Sandiaga memuji perilaku hemat Bung Hatta yang tetap tercermin meski ia menjadi petinggi pemerintahan kala itu. Atas perilaku hemat Bung Hatta, Sandiaga mengatakan salah satu sosok pencetus kemerdekaan Indonesia ini perlu ditiru. Bahkan, ia mengatakan Bung Hatta adalah inspirasi.

    Baca: Sandiaga Tak Mau Bantah-bantahan soal Bung Hatta

    Lebih lanjut, Sandiaga menambahkan, pemikiran Bung Hatta telah menjadi landasan Koalisi Adil Makmur. Dalam pengejawantahan nilai-nilai ekonomi, Bung Hatta selalu mengedepankan Pasal 33 Undang-undang Dasar 1945 tentang ekonomi kerakyatan.

    Soal perilaku politik yang hemat, Sandiaga memang mengaku menerapkannya untuk Koalisi Adil Makmur saat kampanye. Berkali-kali, ia mengatakan meminimalisasi bujet kampanye. Musababnya, timnya kesulitan mencari dana.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban, Tersangka, Barang Bukti, dan Lokasi Kerusuhan 22 Mei 2019

    Kerusuhan 22 Mei 2019 di Ibu Kota bermula dari unjuk rasa penolakan hasil pilpres 2019 di depan gedung Bawaslu, Jakarta, sejak sehari sebelumnya.