Kalau Menang Pilpres, Sandiaga Isyaratkan Rekrut Susi Pudjiastuti

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno. TEMPO/M Taufan Rengganis

    Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno. TEMPO/M Taufan Rengganis

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengisyaratkan bakal merekrut Menteri Perikanan dan Kelautan Susi Pudjiastuti bila ia dan Prabowo Subianto memenangi kontestasi pemilihan presieden 2019. Pernyataan itu terlontar saat menanggapi teguran Susi soal cantrang nelayan.

    Baca: Kampanye di Brebes, Sandiaga Mendengarkan Curhat Soal Pasar Becek

    "Kalau Allah tentukan Prabowo-Sandiaga yang memimpin, kan mungkin Ibu Susi juga yang ngurusin nelayan. Kan enggak tertutup kemungkinan," kata Sandiaga saat ditemui seusai berolahraga di lapangan basket SMA Pangudi Luhur, Jakarta Selatan, Sabtu, 27 Oktober 2018.

    Sandiaga mengaku tak mau memperpanjang debatnya dengan Susi soal nelayan. Belum lama ini, Sandiaga memang kena semprot Susi lantaran dianggap tak mumpuni melontarkan pernyataan soal cantrang nelayan.

    Saat berkampanye di Tempat Pelelangan Ikan di Tegal, Sandiaga mengatakan nelayan makin susah karena tak boleh menangkap ikan menggunakan cantrang. Susi menganggap pernyataan Sandiaga itu tak berdasar. Musababnya, dalam Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 2 Tahun 2015, penangkapan ikan pukat hela (trawls) dan alat penangkapan ikan pukat tarik (seine nets) jelas dilarang karena dapat merusak lingkungan.

    Baca: Akhir Pekan, Sandiaga Kampanye di Jakarta Sambil Piknik Kuliner

    Sandiaga berdalih, ujaran soal nelayan itu terlontar karena ia hanya menyampaikan aspirasi. Meski demikian, ia mengaku ada pula nelayan yang tidak mengkritik, tapi memuji langkah Susi. "Saya akan ke 12 atau 14 titik pesisir dan akan bertemu nelayan. Mungkin banyak sekali keluhan dari nelayan maupun pujian dari nelayan," ucapnya.

    Ia menambahkan, protes-protes soal kebijakan itu sebenarnya tak dilayangkan kepada Susi, namun untuk presiden. Karena Susi kadung menanggapi, Sandiaga berharap komentar Susi ke depan tidak direduksi dengan kata-kata yang vulgar dan terkesan menyerang.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.