Kampanye Akhir Pekan, Sandiaga Bernostalgia di SMA Pangudi Luhur

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon Wakil Presiden nomer urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mencicipi makanan saat berkampanye di Pasar Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu 24 Oktober 2018. Kunjungan itu dalam rangka menyerap aspirasi masayrakat terutama para pedagang dan pengunjung pasar. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    Calon Wakil Presiden nomer urut 02 Sandiaga Salahudin Uno mencicipi makanan saat berkampanye di Pasar Harjosari, Bawen, Kabupaten Semarang, Rabu 24 Oktober 2018. Kunjungan itu dalam rangka menyerap aspirasi masayrakat terutama para pedagang dan pengunjung pasar. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

    TEMPO.CO, Jakarta - Mengawali kampanye hari ini, calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno bernostalgia di SMA-nya, Pangudi Luhur, di Jakarta Selatan, Sabtu pagi ini, 27 Oktober 2018. Ia bermain basket. "Tiga tahun di sini, saya banyak nostalgianya," kata Sandiaga kepada awak media pada Sabtu pagi seusai basket di lapangan basket SMA Pangudi Luhur.

    Sandiaga memang terlihat tidak asing saat memasuki lapangan dalam ruangan yang berada di lantai tiga sekolah homogen itu. Meski, menurut dia, ruang serbaguna untuk olahraga ini belum ada pada zamannya, mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta ini terlihat menguasai lapangan.

    Baca: Dahnil Anzar: Kami Tak Ingin Samakan Sandiaga dengan Bung Hatta

    Sandiaga bermain bersama kawanan main basketnya. Beberapa orang yang kerap menjadi lawan tandingnya hadir.

    Seusai bercerita soal basket, Sandiaga bercerita soal sekolah Pangudi Luhur. Ia memuji, sekolahnya itu sebagai sekolah menengah atas favorit di Jakarta. "Paling tinggi prestasinya."

    Baca: Cucu Bung Hatta: Kakek Disamain Kayak Sandiaga Rasanya Mau Muntah

    Menurut Sandiaga Uno, SMA Pangudi Luhur yang sekolah Katolik itu mengutamakan kedisiplinan. Ia mengaku rindu masa-masa sekolahnya dulu yang semua siswanya laki-laki.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.