Sandiaga: Jangan Mempersulit Hidup Nelayan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Projosari, Bawen, Jawa Tengah pagi ini, Rabu, 24 Oktober 2018. Sandiaga menemukan tempe yang disebutnya

    Calon wakil presiden Sandiaga Uno berkunjung ke Pasar Projosari, Bawen, Jawa Tengah pagi ini, Rabu, 24 Oktober 2018. Sandiaga menemukan tempe yang disebutnya "tempe standar seperti HP jadul". Foto: Istimewa

    TEMPO.CO, Tegal - Calon Wakil Presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno mengunjungi Tempat Pelelangan Ikan (TPI) di Tegalsari, Tegal pada Kamis, 25 Oktober 2018. Sandiaga datang bersama mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said.

    Baca: Cucu Bung Hatta: Kakek Disamain Kayak Sandiaga Rasanya Mau Muntah

    Para nelayan yang menyambut Sandiaga curhat pelbagai persoalan kepada calon wakil presiden yang diusung partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Amanat Nasional (PAN) dan Demokrat ini.

    Salah satu perwakilan nelayan, Sumarso, mengatakan banyak peraturan pemerintah yang menyengsarakan nelayan. "Termasuk perizinan yang lama dan kami ingin dibolehkan kembali penggunaan cantrang. Cantrang ramah lingkungan kok," kata Sumarso

    Larangan cantrang ini dikelurkan oleh Menteri Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti dengan alasan merusak ekosistem laut. Namun, Susi sebenarnya telah mengumumkan pencabutan larangan penggunaan cantrang. Pencabutan ini buntut pertemuan Susi bersama Presiden Joko Widodo dengan Aliansi Nelayan Indonesia, medio Januari 2018.

    Mendengar keluhan nelayan, Sandiaga menjawab, "Pak Haji Sumarso, saya tidak berani memberikan janji, karena akan ditagih di dunia dan di akhirat. Tapi jika terpilih percayalah, kebijakan di bidang perikanan akan kami permudah, bukan sebaliknya jangan malah mempersulit hidup para nelayan."

    Sudirman Said menimpali, "Saya mendengar dari para nelayan Tegal, akibat pelarangan cantrang, bukan saja membuat mereka was-was melaut karena takut ditindak aparat, tapi juga industri pengolahan ikan banyak yang tutup."

    Baca juga: Soal Survei LSI Denny JA, Sudirman Said: Saya Ketawa

    Menurut Sudirman, yang kini Caleg DPR-RI dari Tegal, nelayan adalah salah satu pilar ekonomi yang bisa memperbaiki kondisi ekonomi nasional yang sedang terpuruk ini. "Kami akan mencari solusi permanen, solusi win win yang tidak melanggar hukum agar nelayan melaut dengan tenang," kata Sudirman yang ikut menemani Sandiaga kampanye di Tegal.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.