Gerindra Akan Ingatkan Novel PA 212 Soal Pidato Masuk Surga

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade saat ditemui setelah Diskusi Polemik Tagar di Tjikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu, 12 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    Anggota Badan Komunikasi DPP Gerindra Andre Rosiade saat ditemui setelah Diskusi Polemik Tagar di Tjikini Lima, Cikini, Jakarta Pusat, pada Rabu, 12 September 2018. TEMPO/Francisca Christy Rosana

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggota Badan Komunikasi Partai Gerindra, Andre Rosiade, mengatakan tim Prabowo Subianto - Sandiaga Uno akan mengingatkan juru bicara Persaudaraan Alumni 212, Novel Bamukmin, agar tak bermain isu suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Hal ini disampaikan Andre menyangkut pernyataan Novel, yang mengaitkan kecintaan terhadap Prabowo dan Sandiaga dengan masuk surga.

    Baca: Novel Bamukmin PA 212 Sebut Cinta Prabowo Insya Allah Masuk Surga

    "Pada intinya, kami bicara di tataran isu ekonomi dan penegakan hukum. Kalau masih ada yang bicara SARA, nanti kami akan ingatkan," kata Andre kepada Tempo, Sabtu, 13 Oktober 2018.

    Andre mengaku tak ingin menyalahkan Novel atas pernyataan cinta Prabowo - Sandi masuk surga. Dia berdalih, Novel berbicara di kalangan terbatas yang merupakan kelompoknya. Kendati begitu, Andre mengatakan koalisi akan mengingatkan siapa pun untuk berfokus pada isu ekonomi. "Intinya, kami begitu, tidak akan bermain isu SARA," ujarnya.

    Andre pun enggan berkomentar lebih lanjut tentang pernyataan Novel. Sejak awal, kata Andre,  Prabowo dan Sandiaga sudah berkomitmen untuk tidak bermain isu SARA dan memproduksi kebohongan. "Dari awal komitmen Pak Prabowo dan Bang Sandi itu adalah tidak memproduksi hoaks dan tidak bermain dalam tataran isu SARA," ucapnya.

    Baca: Perempuan Prabowo Akan Ajak Emak-emak di Daerah Pilih Capres 02

    Sebelumnya, Novel Bamukmin menyerukan untuk cinta Prabowo - Sandiaga jika ingin masuk surga. Dia juga menyinggung tentang pemimpin yang menista agama dan mengkriminalisasi ulama.

    "Masak, yang masuk surga dengan penista agama? Masuk surga enggak itu? Masuk neraka," kata Novel di depan relawan Perempuan Prabowo di Jakarta Pusat, Jumat, 12 Oktober 2018.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | TAUFIQ SIDDIQ


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.