Sabtu, 20 Oktober 2018

Andi Arief Mengkritik Prabowo, Demokrat: Itu Sifatnya Positif

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Ahad, 9 September 2018. Partai Demokrat merayakan ulang tahun yang ke-17, bertepatan dengan ulang tahun ke-69 Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean di Jalan Mega Kuningan Timur VII, Jakarta Selatan, Ahad, 9 September 2018. Partai Demokrat merayakan ulang tahun yang ke-17, bertepatan dengan ulang tahun ke-69 Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean tak ingin berkomentar banyak terkait cuitan dari kader partainya Andi Arief di akun Twitter-nya. Andi mengkritik calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto lamban dalam berkampanye.

    Baca: Andi Arief: Pak Prabowo Harus Keluar dari Sarang Kertanegara

    Menurut Ferdinand, kritik yang disampaikan Andi bersifat positif. "Apa yang disampaikan Andi Arief itu sifatnya positif ya, untuk kebaikan semua, karena kami ingin menang dalam pilpres ini," ujar Ferdinand di kawasan Tebet, Jakarta, Jumat, 12 Oktober 2018.

    Ferdinand menilai kritik Andi tersebut semata untuk memberikan semangat kepada Prabowo dalam menghadapi pertarungan di pilpres 2019. Menurut dia, Andi hanya ingin mendorong Ketua Umum Partai Gerindra itu untuk semakin gesit berkampanye. "Karena ini pertarungan yang tak mudah, pertarungan yang berat, aka diperlukan energi yang lebih besar," ujarnya.

    Baca: Prabowo: Make Indonesia Great Again

    Ferdinand menegaskan kritik yang disampaikan Andi Arief itu merupakan sikap pribadi bukan pernyataan resmi partai untuk Prabowo. "Karena kalau sikap partai itu disampaikan oleh sekretaris jenderal ke tim pemenangan, Pak Prabowo atau Pak Sandiaga," katanya.

    Sebelumnya, Andi Arief menyampaikan twit yang isinya menyebut Prabowo kurang serius dalam kampanye pilpres 2019. Menurut Andi, Prabowo selama ini masih kurang dalam berkampanye ke daerah-daerah.

    "Ini otokritik: Kalau dilihat cara berkempanyenya sebetulnya yang mau jadi Presiden itu @sandiuno atau Pak Prabowo ya. Saya menangkap kesan Pak Prabowo agak kurang serius ini mau jadi Presiden," cuit Andi pada hari ini, Jumat 12 Oktober 2018.

    Baca: Tim Sukses Jokowi Tanggapi Pidato Prabowo Soal Ekonomi Kebodohan

    Menurut Andi, Prabowo yang notabene mengikuti kontestasi pemilihan presiden harus lebih aktif berkeliling kampanye ke penjuru Indonesia. Ia berujar partai pendukung tidak akan bergerak aktif jika Prabowo tak menunjukkan sikap serupa.

    RYAN DWIKY


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.