Sabtu, 20 Oktober 2018

Hadiri Rakernas LDII, Prabowo: Saya Tak Datang Minta Dukungan

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Prabowo Subianto. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    Prabowo Subianto. TEMPO/Budiarti Utami Putri

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, mengatakan kehadirannya dalam Rapat Kerja Nasional Lembaga Dakwah Islam Indonesia (Rakernas LDII) bukan untuk mencari dukungan dalam pemilihan presiden 2019. Menurut Prabowo, biarlah hadirin menentukan pilihan atas pertimbangan nurani masing-masing.

    Baca: Hidayat Nur Wahid Sebut Prabowo Seperti Dikepung di Pilpres 2019

    "Saya tidak akan datang minta dukungan dari saudara-saudara. Saya tidak mau, itu hak saudara. Saya ingin saudara merenungkan dengan tenang. Saya ingin saudara ambil keputusan sendiri," kata Prabowo saat memberi pidato dalam acara itu di pondok pesantren Minhajurrosyidin, Jakarta, Kamis 11 Oktober 2018.

    Prabowo mengatakan dirinya tidak pernah mendatangi suatu pesantren dalam rangka mencari dukungan. Meski demikian, ia memiliki harapan anggota-anggota LDII mendukungnya dalam pilpres 2019 nati.

    "Kalau di dalam hati saya, saya berharap LDII mendukung saya, ya itu hak saya, betul enggak? Orang kan boleh berharap. Berharap sampai cemas-cemas begitu," ucap Prabowo disambut gelak tawa hadirin.

    Baca: Gamal Albinsaid Ungkap Karakter Utama Kepemimpinan Prabowo

    Saat berpidato di acara tersebut, Prabowo lebih banyak menyampaikan gagasan tentang perekonomian Indonesia. Gagasan-gagasan itu telah tertuang dalam buku berjudul 'Paradoks Indonesia' karya Prabowo yang juga dibagikan kepada para hadirin.

    "Saya berani menaruh tesis-tesis saya hitam di atas putih di dalam buku itu. Dan saya minta, mohon disanggah data-data saya kalau salah, saya yang pertama akan ralat, karena kita manusia bisa benar bisa salah" ucapnya disambut tepuk tangan hadirin. "Saudara-saudara, bapak-bapak, ibu-ibu menilai Prabowo masuk akal atau dia hanya bombastis itu silakan."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Misteri Kematian 10 Penentang Presiden Rusia Vladimir Putin

    Inilah 10 orang yang melontarkan kritik kepada Presiden Vladimir Putin, penguasa Rusia. Berkaitan atau tidak, mereka kemudian meregang nyawa.