Selasa, 16 Oktober 2018

Pilpres 2019: 30 Gubernur Dukung Jokowi VS 4 Dukung Prabowo

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, berpelukan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Kedua calon pemimpin negara itu tampak akrab dan mesra dalam acara tersebut. AP Photo/Tatan Syuflana

    Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, berpelukan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Kedua calon pemimpin negara itu tampak akrab dan mesra dalam acara tersebut. AP Photo/Tatan Syuflana

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Indonesia Kerja (TKN KIK) Abdul Kadir Karding optimistis Joko Widodo dan Ma’aruf Amin (Jokowi - Ma'ruf) akan meraup 55 persen suara dalam pemilihan presiden atau Pilpres 2019. Angka tersebut dinilai merupakan target realistis mengingat kantong-kantong dukungan dari daerah terus mengalir.

    Baca: Timses Beberkan Alasan Jokowi - Ma'ruf Pede Menang 55 Persen

    Karding mengatakan tim optimistis target bisa tercapai karena banyak kepala daerah yang mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf. Ia mengklaim, saat ini, sudah ada 30 gubernur dan 359 bupati serta wali kota yang telah menyatakan dukungannya secara gamblang kepada Jokowi dan Ma’aruf Amin.

    Termasuk di antaranya 10 kepala daerah dari Sumatera Barat yang belakangan mendeklarasikan dukungan tersebut. Padahal Sumatera Barat bukan basis Jokowi dalam Pilpres 2014. Pun dengan Jawa Barat. "Mereka berubah mendukung, selain karena Pak Jokowi berpasangan dengan Kiai Ma'ruf Amin, juga pembangunan yang nyata di daerah yang kalah tersebut," kata Karding, Selasa pekan lalu.

    Beberapa Gubernur sudah terang-terangan menyatakan dukungan kepada Jokowi - Ma'ruf. Awal September lalu, Gubernur Papua yang juga Ketua DPP Demokrat, Lukas Enembe, menyatakan dukungan untuk Jokowi tersebut. Ia membelot dari sikap politik partainya. “Tidak ada urusan dengan partai,” kata Lukas di Istana Negara pada 5 September lalu. "Bungkus tiga juta suara untuk Jokowi," kata dia.

    Begitu pula dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil. Pria yang biasa disapa Emil ini menyerukan dukungannya untuk pasangan Jokowi - Ma’aruf seusai menghadiri pelantikan gubernur pada 5 September lalu. "Saya siap (memenangkan Jokowi-Ma'ruf). Beda musim, beda formasi. Enggak ada masalah," kata Ridwan Kamil saat ditemui Tempo di kantor DPP Nasdem, Jakarta Pusat pada Rabu, 5 September. Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa juga mengatakan bakal mendukung Jokowi - Ma'ruf.

    Sementara itu, deklarasi para kepala daerah untuk mengusung pasangan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno masih bisa dihitung jari. Sandiaga mengatakan tidak merisaukan hal tersebut. Sebab, ia menuturkan kepala daerah harus fokus pada tugas memimpin daerahnya.

    Menurut penelusuran Tempo dari berbagai sumber, hanya ada empat kepala daerah setingkat gubernur yang terang-terangan mendeklarasikan dukungan untuk Prabowo - Sandiaga. Jumlah ini timpang dengan dukungan untuk Jokowi-Ma’aruf yang mencapai 31.

    Simak juga: Sandiaga Uno Dapat Sumbangan Kampanye dari Emak-Emak Rp 2,7 Juta

    Adapun gubernur yang menyatakan dukungannya untuk Prabowo - Sandiaga dalam Pilpres 2019 di antaranya Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Gubernur Kepulauan Bangka-Belitung Erzaldi Rosman Djohan, Gubernur Kalimantan Timur Isran Noor, dan Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djonggola.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.