Selasa, 16 Oktober 2018

Cerita Sandiaga Uno Dicubit Emak-emak Sampai Gosong

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno (tengah), berswafoto bersama warga saat acara Ngopi Bareng Sandi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 27 September 2018. Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno berjanji akan melakukan perbaikan ekonomi dan menyerap aspirasi generasi milenial. ANTARA FOTO/Moch Asim

    Calon wakil presiden nomor urut 2, Sandiaga Salahuddin Uno (tengah), berswafoto bersama warga saat acara Ngopi Bareng Sandi di Surabaya, Jawa Timur, Kamis, 27 September 2018. Dalam kesempatan itu, Sandiaga Uno berjanji akan melakukan perbaikan ekonomi dan menyerap aspirasi generasi milenial. ANTARA FOTO/Moch Asim

    TEMPO.CO, Jakarta - Calon wakil presiden Sandiaga Uno merelakan tubuhnya menjadi sasaran cubitan para ibu-ibu yang selalu mengerubunginya saat ia berkampanye Pilpres ke berbagai daerah.

    Baca juga: Sandiaga Uno Akan Laporkan Pendukungnya yang Sebarkan Hoax

    Sandiaga Uno mengaku memberikan perlakuan lebih kepada ibu-ibu dalam setiap kegiatan kampanye. Menurut dia, ibu-ibu atau yang biasa dia sebut dengan emak memiliki loyalitas dan komitmen tinggi untuk memenangkan pemilihannya. “Ibu-ibu punya komitmen nggak untuk memenangkan saya?” tanya Sandi kepada ibu-ibu yang mengeroyoknya untuk berebut foto di gedung IKCC Kediri, Jumat 28 September 2018 malam.

    Tak hanya menyediakan waktu khusus kepada ibu-ibu untuk berfoto, Sandiaga Uno juga merelakan tubuhnya menjadi sasaran cubitan mereka yang gemas kepadanya. Sebab tak hanya memeluk dan berfoto, tak sedikit dari mereka yang berusaha memegang hingga mencubit anggota tubuh calon wakil presiden nomor urut 02 tersebut.

    Meski kesakitan, Sandi tak pernah protes atas perlakuan itu. Menurut dia hal itu sebagai reaksi spontanitas ibu-ibu yang ingin bersikap lebih dekat dengannya. “Dicubit sudah biasa, tapi yang paling ganas di Sidoarjo. Kemarin lengan saya sampai gosong,” katanya sambil menunjukkan lengan kirinya kepada Tempo.

    Perlakuan khusus Sandi kepada kelompok perempuan ini bukan tanpa alasan. Menurut dia kelompok emak-emak memiliki loyalitas tinggi untuk memenangkannya. Tak hanya hadir di setiap kegiatan Sandi, mereka juga membentuk kelompok relawan sendiri dan menyumbangkan sebagian hartanya untuk membiayai pergerakan itu.

    Jika terpilih menjadi wakil presiden mendatang, Sandi telah menyiapkan sejumlah program khusus kepada kaum perempuan untuk meningkatkan kemampuan ekonomi mereka.
    Ia mengatakan, jika terpilih Prabowo - Sandiaga memastikan harga-harga kebutuhan pokok stabil, dengan lapangan pekerjaan yang luas bagi perempuan. “Pokoknya kebijakan pemerintah ke depan pro emak emak,” katanya saat berorasi di podium.

    Baca juga: Sandiaga: Tempe di Solo Tidak Setipis ATM

    Ketua Umum Partai Amanat Nasional Zulkifli Hasan yang mendampingi Sandiaga Uno bersafari di Jawa Timur tersenyum melihat aksi ibu-ibu. Zulkifli bahkan sengaja membiarkan Sandiaga dikeroyok ibu-ibu hingga tertinggal jauh dari rombongan. “Pak Sandi masih dikeroyok ibu-ibu ya,” tanyanya kepada pengurus PAN saat meninggalkan Sandi menuju kendaraan.

    Zulkifli optimistis bisa mengulang kesuksesan kemenangan pemilihan gubernur terhadap Prabowo - Sandi di Jawa Timur. Apalagi elektablitas Sandiaga Uno di kelompok milenial dan perempuan Jawa Timur cukup tinggi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan Suap Izin Meikarta

    KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka dugaan kasus suap izin proyek pembangunan Meikarta. Ini sekilas fakta kasus itu.