Jumlah Anggota Timses Jokowi 5.279 Orang, Ini Alasannya

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, bergandengan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Dua pasangan capres dan cawapres hingga para pejabat hadir mengenakan pakaian adat dalam acara yang bertema

    Dua calon presiden, Joko Widodo alias Jokowi dan Prabowo Subianto, bergandengan dalam acara Deklarasi Kampanye Damai di halaman Tugu Monumen Nasional, Jakarta, Ahad, 23 September 2018. Dua pasangan capres dan cawapres hingga para pejabat hadir mengenakan pakaian adat dalam acara yang bertema "Kampanye Anti-Politisisasi SARA, Hoax, dan Politik Uang" tersebut. TEMPO/Fakhri Hermansyah

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi - Ma'ruf Abdul Kadir Karding menjelaskan alasan jumlah anggota tim kampanye untuk pasangan calon presiden dan wakil presiden usungan koalisinya yang mencapai 5.279 orang.

    Menurut Karding, jurkam yang begitu banyak tersebut karena semua calon anggota DPR dari tujuh partai pengusung dan dua partai pendukung koalisinya dimasukkan sebagai juru kampanye. "Ini bagian dari semangat kami agar instrumen mesin caleg ini bisa bekerja maksimum di dapil masing-masing," kata Karding kepada Tempo, Jumat, 28 September 2018.

    Baca: Kwik Kian Gie Jelaskan Posisinya di Kubu Prabowo dan Jokowi

    Menurut Karding, jika ditambah dengan tokoh-tokoh masyarakat di daerah, jumlah anggota tim kampanye koalisinya akan bertambah lebih banyak. "Saya kira banyak jurkam itu bagus, sehingga jejak rekam, program, serta visi-misi paslon dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat, baik di tingkat perkotaan maupun sampai TPS," ujarnya.

    Jumlah anggota tim kampanye Jokowi - Ma'ruf Amin ini berbanding jauh dengan jumlah anggota tim Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Jumlah anggota tim Jokowi - Ma'ruf sebanyak 5.279, sementara Prabowo - Sandi berjumlah 94 orang. Jika dibandingkan, jumlah anggota tim Jokowi - Ma'ruf sekitar 56 kali lipat dari juru kampanye Prabowo - Sandiaga.

    Baca: Kubu Prabowo Hormati Pilihan Yenny Wahid Dukung Jokowi - Ma'ruf

    Adapun tim kampanye pasangan Jokowi - Ma'ruf diisi oleh sejumlah nama, mulai menteri, anggota DPR, pimpinan parpol, hingga para calon legislator dari partai koalisi. Tim pelaksana kampanye tingkat nasional pasangan nomor urut 1 ini diketuai oleh pengusaha Erick Thohir, dengan sekretaris Hasto Kristiyanto.

    Sementara itu, tim kampanye Prabowo - Sandi berjumlah 94 orang. Komposisi anggotanya juga beragam, mulai anggota DPR, pimpinan partai, hingga mantan menteri. Berbeda dengan Jokowi - Ma'ruf Amin, Prabowo - Sandi tak memasukkan caleg ke dokumen tim kampanye yang masuk ke KPU. Tim yang disebut badan pemenangan nasional ini diketuai oleh Djoko Santoso, dengan sekretaris Hanafi Rais.

    Baca: Perbandingan Visi Misi Jokowi Vs Prabowo soal Nasib Petani


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.