Teman Ahok Terbuka Jika Dipertemukan dengan Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (tengah), Relawan teman ahok, Amelia (kiri) dan Ketua DPP PSI Nova Rini (kanan) saat peluncuran aplikasi GoAhokPSI di Jakata, 31 Maret 2016. GoAhokPSI merupakan aplikasi layanan penjemputan KTP warga Jakarta untuk mendukung Cagub/Cawagub Ahok-Heru. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie (tengah), Relawan teman ahok, Amelia (kiri) dan Ketua DPP PSI Nova Rini (kanan) saat peluncuran aplikasi GoAhokPSI di Jakata, 31 Maret 2016. GoAhokPSI merupakan aplikasi layanan penjemputan KTP warga Jakarta untuk mendukung Cagub/Cawagub Ahok-Heru. TEMPO/M IQBAL ICHSAN

    TEMPO.CO, Jakarta - Koordinator Sejuta Teman Dukung Jokowi yang juga salah satu pendiri Teman Ahok, Mohammad Fathony, mengatakan Teman Ahok sangat terbuka dengan rencana politikus Partai Golkar Nusron Wahid yang ingin mempertemukan mereka dengan calon wakil presiden Jokowi, Ma'ruf Amin.

    "Kami menyambut baik hal itu, mungkin dengan dialog nanti, teman-teman bisa lebih kenal dan tahu seperti apa sosok Kiai Maruf dan pemikiran-pemikirannya," kata Fathony saat dihubungi Tempo pada Selasa, 25 September 2018.

    Baca: Nusron Wahid Berencana Pertemukan Ma'ruf Amin dengan Teman Ahok

    Rencana politikus Golkar Nusron Wahid mempertemukan Ma'ruf Amin dengan Teman Ahok (organisasi pendukung mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok), diungkapkan usai mempertemukan Ma'ruf dengan organisasi serupa, Relawan Nusantara di kediaman Ma'ruf Amin, Jalan Situbondo Nomor 12, Jakarta pada Selasa, 25 September 2018. "Saya kan dekat dengan Teman Ahok. Pelan-pelan, nanti kita pertemukan (dengan Ma'ruf Amin). Kalau sekarang mereka belum mengkristal seperti Relawan Nusantara," ujar Nusron, Selasa, 25 September 2018.

    Nusron tak menampik bahwa orang-orang di organisasi tersebut terkejut dengan keputusan calon presiden inkumben Jokowi menunjuk Ma'ruf Amin sebagai cawapres. Sementara Ketua MUI nonaktif itu adalah ulama yang mengeluarkan fatwa bahwa Ahok menista agama dan menghina ulama dalam kasus Surat Al Maidah ayat 51. "Tapi tadi kita sudah jelaskan kepada mereka (Relawan Nusantara) tentang posisi Pak Kiai saat itu sebagai Ketua MUI dan mereka mengerti," ujarnya.

    Baca: Ahok Cabut Banding, Pendukung: Kami Hormati Keputusan Itu

    Nusron berpendapat, organisasi-organisasi yang serupa, seperti Teman Ahok juga akan memiliki pemahaman yang sama setelah dipertemukan dengan Ma'ruf Amin.

    Adapun Ma'ruf Amin mengatakan dirinya akan mendekati semua kalangan untuk meraup dukungan dalam pilpres 2019, tak terkecuali para pendukung Ahok atau yang dikenal dengan Ahokers. "Buat saya, sekarang saya harus bergaul dengan semua pihak untuk keutuhan bangsa," ujar Ma'ruf,

    Baca: Relawan Teman Ahok Berubah Jadi Sejuta Teman Dukung Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tommy Soeharto dan Prabowo, Dari Cendana Sampai ke Pemerintahan

    Tommy Soeharto menerima saat Prabowo Subianto masuk dalam pemerintahan. Sebelumnya, mereka berkoalisi menghadapi Jokowi - Ma'ruf dalam Pilpres 2019.