Jumat, 14 Desember 2018

Golkar Benarkan Kadernya Ikut Go Prabu, Prabowo - Sandiaga

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah berbaju batik) didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Melchias Markus Mekeng, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin, dan sejumlah politikus menyampaikan sikap politik anggaran di ruang Fraksi Partai Golkar, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 September 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto (tengah berbaju batik) didampingi Ketua DPR Bambang Soesatyo, Ketua Fraksi Partai Golkar DPR Melchias Markus Mekeng, Ketua Banggar DPR Aziz Syamsuddin, dan sejumlah politikus menyampaikan sikap politik anggaran di ruang Fraksi Partai Golkar, kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 20 September 2018. TEMPO/Budiarti Utami Putri.

    TEMPO.CO, Jakarta - Beredar video sejumlah calon legislatif Partai Golkar menyatakan dukungan untuk calon presiden dan wakil presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Para caleg tersebut mendeklarasikan Go Prabu (Go Prabowo - Sandiaga Uno) di sebuah hotel di bilangan Jakarta kemarin, 24 September 2018.

    Baca: Kelompok Golkar Go Prabu Deklarasikan Dukungan ke Prabowo - Sandi

    Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily membenarkan ada kader Golkar yang ikut dalam deklarasi tersebut. "Tetapi hanya dua orang, lainnya sepertinya bukan," kata Ace, Selasa, 25 September 2018. Namun, Ace mengatakan video tersebut tidak akan mengurangi kesolidan Golkar mendukung calon inkumben Joko Widodo dan Ma'ruf Amin (Jokowi - Ma'ruf)

    Deklarasi dukungan caleg Golkar kepada kubu oposisi diunggah dalam sebuah video. Dalam rekaman tersebut seseorang berteriak, "Siapa capres kita?" kata seorang di antaranya. Caleg lain menyahut dengan lantang, "Prabowo." Lantas dilanjutkan dengan slogan yang mantap. "Go Prabu, menang... menang... menang..."

    Berikut, pernyataan sikap Forum Calon Legislatif Partai Golkar.

    Pesta demokrasi Pemilu tahun 2019 sudah di depan mata. Partai politik sebagai pengusung sudah menyatakan sikap dukungan terhadap pasangan calon presiden dan wakil presiden masing-masing. Tentu dukungan itu harus dikonkritkan lewat kerja-kerja lapangan oleh mesin partai politik.

    Calon legislatif partai masing-masing yang langsung bersentuhan dengan akar rumpun tentulah mempunyai faktor terpenting atas menang atau tidaknya partai tertentu atau pemilihan presiden atau wakil presiden. Hal-hal yang menjadi pertimbangan:

    1. Kondisi rakyat Indonesia yang semakin susah dan melarat di era presiden Jokowi
    2. Melihat kondisi partai Golkar yang sama sekali tidak diuntungkan dalam mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf
    3. Prabowo Subianto secara ideologis dan kultural mempunyai hubungan yang kuat dan dekat dengan partai Golkar.
    4. Banyaknya indikasi operasi intelejen lewat aparat penegak hukum yang menargetkan elit-elit Partai Golkar menjadi tersangka dalam kasus tertentu.
    5. Melorotnya suara Partai Golkar menjadi partai menengah lewat hasil lembaga survei
    6. Sandiaga Salahuddin Uno sebagai simbol kaum millenial yang banyak menginspirasi anak muda di Indonesia.

    Baca juga: Buka-bukaan Eni Saragih: Suap PLTU Riau-1 untuk Kampanye Golkar

    Atas dasar di atas kami dari Forum Calon Legislatif Partai Golkar memutuskan mendukung pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dan akan berjuang di dapil masing-masing untuk memenangkan pasangan tersebut.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....