Sabtu, 17 November 2018

Erick Thohir: Pemilihan Presiden Bukan Suatu Pertarungan, Tapi...

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi berjabat tangan dengan calon wakil presiden Maruf Amin, Jusuf Kalla, dan Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Erick Thohir di Posko Cemara, Jakarta, Jumat, 7 September 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi berjabat tangan dengan calon wakil presiden Maruf Amin, Jusuf Kalla, dan Ketua Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN KIK) Erick Thohir di Posko Cemara, Jakarta, Jumat, 7 September 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (TKN capres-cawapres) Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, Erick Thohir menegaskan, akan menghindari kata-kata pertarungan untuk menyebut pemilu presiden (Pilpres) 2019.

    Baca juga:  Politikus Gerindra Sebut Erick Thohir Cawapres Stuntman Jokowi

    "Kata pertarungan itu lebih identik dengan kekerasan yang menyebabkan petarungnya luka-luka. Pemilihan presiden bukanlah suatu pertarungan, tapi proses demokrasi untuk memilih pemimpin nasional," kata Ketua TKN capres-cawapres Jokowi - Ma'ruf, Erick Thohir, di kantor TKN capres-cawapres Jokowi - Ma'ruf di Gedung High End, Jakarta, Rabu 12 September 2018.

    Erick Thohir hadir di Gedung High End di Jalan Kebon Sirih, Jakarta, untuk memimpin rapat TKN Jokowi - Ma'ruf yang pertama kali.

    Menurut Erick, kalau kata-katanya pertarungan, maka ada pihak yang terluka. Biasanya yang terluka itu rakyat. Itu yang kita tidak mau. Pemilu presiden itu bukan pertarungan," katanya.

    Pemilik klub sepak bola profesional Inter Milan di Italia ini menyatakan akan fokus untuk menjadikan pemilu presiden 2019 sebagai forum pesta demokrasi yang bersahabat dan bermartabat. Erick mencontohkan, dirinya bersahabat dan membangun komunikasi yang hangat dengan pasangan capres-cawapres lainnya.

    Baca juga: Jusuf Kalla Siap Jadi Mentor Erick Thohir di Dunia Politik

    Sebelumnya, Erick Thohir berjabat tangan dan berpelukan hangat dengan Sandiaga Uno, bakal cawapres pendamping capres Prabowo Subianto, saat menghadiri akad nikah putra ketua DPR RI, Bambang Soesatyo di Komplek Pejabat Tinggi Negara, di Widya Chandra, Jakarta, Sabtu, 8 September 2018. "Saya beberapa kali bertemu dengan cawapres dari sana. Kita biasa saja," katanya.

    Pada kesempatan tersebut, Erick menegaskan, dirinya memiliki visi untuk terus membangun Indonesia, membangun untuk kesejahteraan rakyat. "Visi yang saya miliki sejalan dengan Nawa Cita II yang menjadi visi dan misi pasangan Jokowi-Ma'ruf saat ini," katanya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.