Senin, 24 September 2018

Politikus Golkar Yakin Akar Rumput Demokrat Dukung Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar TB Ace Hasan Sadzily usai menghadiri verifikasi faktual oleh KPU di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, 29 Januari 2018. Tempo/Adam prirez

    Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar TB Ace Hasan Sadzily usai menghadiri verifikasi faktual oleh KPU di Kantor DPP Partai Golkar, Jakarta, Senin, 29 Januari 2018. Tempo/Adam prirez

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily meyakini kader Partai Demokrat di akar rumput mendukung pasangan Joko Widodo atau Jokowi - Ma'ruf Amin, meskipun secara institusional partai tersebut mendukung pasangan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

    Baca juga: Kata Sandiaga Uno soal Dua Kaki Demokrat di Pilpres 2019

    "Harus diakui bahwa arus bawah di Demokrat lebih menginginkan pasangan kami, Jokowi - Ma'ruf Amin," kata Ace di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin, 10 September 2018.

    Dia mengatakan Koalisi Indonesia Kerja (KIK) sangat senang ketika gubernur asal Demokrat menyatakan dukungan terhadap Jokowi-Maruf dan terbuka apabila kader Demokrat yang lain mendukung pasangan tersebut.

    Dukungan tersebut menurut dia menunjukan Jokowi - Ma'ruf lebih baik daripada pasangan yang lain dan bentuk kesadaran bahwa elektabilitas Jokowi - Ma'ruf lebih baik.

    "Dukungan mereka merupakan kesadaran objektif bahwa Jokowi - Ma'ruf elektabilitasnya di masyarakat tinggi terutama di Papua, Sulawesi Utara, Kalimantan Barat, Sumatera Selatan yang menjadi basis suara kami," ujarnya.

    Sebelumnya Ketua DPD Demokrat Provinsi Papua yang juga Gubernur Papua, Lukas Enembe menyatakan dukungannya untuk Jokowi.

    Kepala Divisi Advokasi dan Bantuan Hukum Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengungkapkan partainya akan memberikan dispensasi pada sejumlah kader di daerah yang mendukung Jokowi pada Pilpres dan tidak akan diberi sanksi.

    Baca juga:  Demokrat Cari Formula Agar Tak Dianggap Dua Kaki di Pilpres 2019

    Dia menjelaskan, sikap itu diambil untuk menyelamatkan calon anggota legislatif (caleg) dari Demokrat sehingga partainya agar tetap terpilih di daerah yang mayoritas penduduknya mendukung Jokowi.

    Menurut Ferdinand, apabila Demokrat memiliki kebijakan garis lurus mendukung Prabowo maka akan menyulitkan kadernya di bawah yang daerahnya banyak pemilih Jokowi.

    Selain itu, Ketua Majelis Pertimbangan Daerah Demokrat Jawa Barat yang juga mantan Wakil Gubernur Jabar, Deddy Mizwar mendukung pasangan Jokowi - Ma'ruf.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kampanye Imunisasi MR Fase 2 Luar Jawa Masih di Bawah Target

    Pelaksanaan kampanye imunisasi MR fase 2 menargetkan hampir 32 juta anak usia 9 bulan hingga 15 tahun di 28 provinsi di luar Pulau Jawa. Hingga 10 Sep