Jumat, 14 Desember 2018

Deddy Mizwar Jadi Juru Bicara Ma'ruf Amin

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Calon wakil presiden Ma'ruf Amin bersama Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Moeldoko dan politikus Partai Demokrat Deddy Mizwar di Rumah Cemara, Jakarta, 1 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    Calon wakil presiden Ma'ruf Amin bersama Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf Moeldoko dan politikus Partai Demokrat Deddy Mizwar di Rumah Cemara, Jakarta, 1 September 2018. TEMPO/Ahmad Faiz

    TEMPO.CO, JakartaDeddy Mizwar akhirnya resmi ditunjuk sebagai juru bicara tim kampanye nasional Jokowi - Ma'ruf Amin. Deddy datang ke markas tim pemenangan di Rumah Cemara, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu 1 September 2018.

    Baca juga: Sandiaga: Jika Deddy Mizwar Jubir Jokowi, Suasana Politik Sejuk

    Menurut Deddy Mizwar, sejauh ini ia diwacanakan menjadi juru bicara calon wakil presiden Ma'ruf Amin. Ia mengatakan sudah berbicara dengan Ma'ruf Amin untuk meminta arahan dan menyerap pemikirannya soal arus baru ekonomi Indonesia.

    Serta bagaimana menyiapkan landasan ekonomi Indonesia, agar pada 2024 Indonesia dapat lepas landas.

    “Saya kira ini yang harus didukung dan nanti saya lebih banyak mendampingi Kiai Ma’ruf ke depannya,” ujar Deddy.

    Deddy, yang merupakan kader Partai Demokrat, menjadi sorotan lantaran partainya tidak mendukung Jokowi - Ma'ruf. Demokrat bergabung dengan Partai Gerindra, Partai Keadilan Sejahtera, dan Partai Amanat Nasional untuk mendukung Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

    Baca juga: Masuk Tim Jokowi, Deddy Mizwar Diminta Mundur dari Demokrat

    Deddy Mizwar tak mau banyak berbagi soal alasannya menyeberang ke kubu Jokowi. Ia hanya mengatakan dalam keyakinannya ada keharusan untuk memilih yang lebih baik, atau minimal tidak lebih buruk, dan dalam perspektifnya Jokowi - Ma’ruf yang lebih baik.

    Meski begitu ia yakin tujuan dari kedua capres-cawapres sama baiknya. “Ini peristiwa besar, tujuannya satu, dua-duanya sama, memajukan Indonesia ke depan, bersih, merakyat, kerja nyata,” ucap mantan wakil gubernur Jawa Barat ini.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....