Senin, 10 Desember 2018

Berikut Program Timses Jokowi untuk Menggaet Pemilih Milenial

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sekretaris jenderal atau sekjen dari sembilan partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di pilpres 2019, berkumpul di Posko Cemara, Menteng, Senin, 6 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    Sekretaris jenderal atau sekjen dari sembilan partai koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di pilpres 2019, berkumpul di Posko Cemara, Menteng, Senin, 6 Agustus 2018. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding mengatakan, sejumlah program telah disiapkan untuk menggaet pemilih milineal dalam pemilihan presiden 2019.

    Baca: Najwa Shihab-Erick Thohir Kandidat Ketua Timses Jokowi - Ma'ruf

    Dia menyebut, program-program tersebut merupakan bagian dari Nawacita II Jokowi untuk transformasi pembangunan ke depan. Beberapa program yang disiapkan antara lain; pelatihan dan workshop vokasional untuk anak-anak muda.

    "Sehingga pascatamat, sudah punya skill untuk langsung bekerja. Program yang sudah ada seperti BLK juga akan dilanjutkan," ujar Karding saat ditemui di DPP Perindo, Jakarta pada Ahad, 26 Agustus 2018.

    Baca: Jokowi: Ketua Timses yang Punya Gagasan Kekinian, Enggak Jadul

    Selain itu, dia mengatakan, ke depannya akan dibuat program-program yang berpihak kepada kalangan muda seperti menyediakan akses dan ruang-ruang yang cukup untuk teknologi dan internet, juga akses yang mudah untuk mengembangkan bisnis UMKM. "Bagaimana bisnis-bisnis tersebut dapat berkembang dengan izin yang mudah," ujar dia.

    Program tersebut ditujukan untuk mendorong generasi milenial dapat melakukan inovasi baru dalam bidang teknologi seperti yang sekarang banyak ditemukan dalam bentuk start up, bisnis online dan berbagai bentuk bisnis lainnya. "Kita akan membuat infrastruktur untuk memudahkan generasi milenial berkreatifitas," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.