Maruf Amin Gerus Elektabilitas Jokowi? Ini Jawaban Tim Sukses

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dalam organisasi masyarakat keagamaan, Maruf Amin mengemban amanat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak 2015 hingga 2020. Saat ini, Maruf merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI. Dok. TEMPO

    Dalam organisasi masyarakat keagamaan, Maruf Amin mengemban amanat sebagai Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) sejak 2015 hingga 2020. Saat ini, Maruf merupakan Ketua Umum Dewan Pimpinan MUI. Dok. TEMPO

    TEMPO.CO, Jakarta - Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Abdul Kadir Karding mengatakan berbagai hasil survei menjadi masukan bagi lembaganya, termasuk hasil survei lembaga Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang menyatakan elektabilitas Jokowi menurun lantaran  Maruf Amin. Menurut dia, pola kampanye tim tidak boleh dipisahkan antara calon presiden Jokowi dan calon wakil presiden Maruf  Amin.

    “Beliau berdua harus saling mengisi,” ujar Karding saat dihubungi Tempo pada Rabu, 22 Agustus 2018. Ia optimistis memenangi kontestasi tahun depan.

    Baca: 
    Survei LSI: Jokowi - Ma'ruf Amin Unggul di Segmen Emak-emak ...
    Kata PA 212 Soal Rencana Pertemuan Ma'ruf ...

    Survei itu menyatakan elektabilitas Jokowi secara personal sebesar 53,6 persen. Ketika disandingkan dengan Maruf, elektabilitasnya menjadi 52,2 persen atau turun sebesar 1,4 persen. Maruf menggerus elektabilitas Jokowi di tiga kantong suara, yakni pemilih non-muslim, kaum terpelajar, serta pemilih pemula.

    Survei LSI Denny JA menunjukkan secara personal elektabilitas Jokowi di kalangan pemilih non-muslim mencapai 70,3 persen. Saat bersama Maruf, elektabilitasnya di pemilih non-muslim hanya sebesar 51,5 persen atau turun 18,8 persen.

    Baca;  Kekuatan dan Kelemahan Cawapres Maruf Amin ... 

    Karding membantah. Menurut dia, segmen pemilih non-muslim akan memilih Jokowi - Maruf setelah memahami pemikiran dan sikap Maruf yang  demokratis, pluralis, dan penganut paham islam Rahmatan lilalamin (menjadi rahmat bagi semua alam). “Beliau perlu mensosialisasikan pemikiran, gagasan dan sikap beliau untuk sahabat-sahabat non-muslim.”

    Survei tentang pemilih dari kalangan terpelajar, secara personal elektabilitas Jokowi sebesar 50,5 persen. Namun, elektabiltasnya turun 1,1 persen menjadi 40,4 persen ketika Jokowi berpasangan dengan Maruf.

    Baca: Kata PA 212 Soal Rencana Pertemuan Ma'ruf ... 

    Mengatasi lemahnya suara di kalangan terpelajar, kata Karding, bukanlah hal yang sulit karena Maruf adalah ulama berilmu. Soal intelektualisme Maruf, tidak perlu diragukan lagi. “Ini hanya soal bagaimana mengemasnya saja,” ujar Karding.

    Pada segmen pemilih milineal, elektabilitas Jokowi secara personal mencapai 47,1 persen. Ketika diduetkan dengan Maruf, perolehan suara Jokowi turun 7,6 persen menjadi 39,5 persen.

    simak: Survei: Jokowi - Ma'ruf Unggul 5-1 Atas Prabowo - Sandiaga

    Untuk menggaet pemilih pemula, ujar dia, akan menjadi pekerjaan rumah bersama. Menurut Karding, dengan sikap dan kebijakan yang memberi ruang dan akomodasi bagi kaum milenial, Jokowi-Maruf akan menang di segmen pemilih ini.

    Hasil survei LSI menunjukkan Maruf Amin hanya dapat menambah suara Jokowi di basis pemilih muslim. Secara personal, elektabilitas Jokowi di kalangan itu sebesar 51,7 persen. Namun saat berduet dengan Maruf, elektabilitasnya naik menjadi 52,3 persen. “Sekali lagi, ini harus menjadi kebijakan pasangan, bukan sendiri-sendiri,” ujar Kading.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Menimbun Kalori Kue Lebaran, seperti Nastar dan Kastengel

    Dua kue favorit masyarakat Indonesia saat lebaran adalah nastar dan kastangel. Waspada, dua kue itu punya tinggi kalori. Bagaimana kue-kue lain?