Minggu, 21 Oktober 2018

SBY Bakal Terlibat Penyusunan Visi Misi untuk Prabowo - Sandiaga

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • E. E. Mangindaan mewakili Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sikap partainya dalam pilpres 2019 di rumah SBY, Kuningan, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Rezki Alvionitasari.

    E. E. Mangindaan mewakili Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan sikap partainya dalam pilpres 2019 di rumah SBY, Kuningan, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. TEMPO/Rezki Alvionitasari.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengatakan Ketua umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY akan terlibat dalam penyusunan visi misi pasangan calon presiden Prabowo - Sandiaga Uno.

    Baca juga: Deklarasi Capres, Prabowo Singgung Soal Puan Maharani dan SBY

    "Pak SBY akan terlibat dalam penyusunan visi misi,"ujar Hinca usai mendampingi Prabowo - Sandiaga Uno mendaftar di Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jumat 10 Agustus 2018.

    Menurut Hinca, posisi SBY akan menyerupai pelatih bagi kandidat Prabowo - Sandiaga Uno dan tim suksesnya untuk pemenangan pasangan tersebut. Hal ini juga akan mendukung tekad Partai Demokrat mengerahkan seluruh kekuatan.

    Hinca menyebutkan partainya akan menurunkan seluruh kader dalam pertarungan ulang antara Jokowi dan Prabowo dalam Pilpres . "Ini kan rematch, tahun lalu Partai Demokrat tidak turun, sekarang akan full team untuk mendukung Prabowo - Sandiaga Uno," ujarnya.

    Sedangkan, untuk tim sukses, Hinca melanjutkan masih dalam pembahasan, menurut dia, dalam waktu dekat akan diumumkan.

    Partai Demokrat mengambil keputusan tetap berkoalisi dengan Partai Gerindra, Partai Amanat Nasional (PAN), dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mendukung pasangan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno dalam pemilihan presiden 2019.

    Baca juga: Gerindra Klaim SBY Menerima Penjelasan Prabowo dengan Gembira

    Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat E.E. Mangindaan mewakili SBY menyampaikan sikap partainya tersebut. "Setelah beberapa kali melakukan beberapa pertemuan dengan pihak Pak Prabowo dan Partai Gerindra, serta partai pengusung lain, maka Majelis Tinggi Partai Demokrat, pada sidang pagi ini, memutuskan untuk mengusung pasangan calon presiden dan calon wakil presiden, Prabowo - Sandiaga Uno," kata Mangindaan didampingi pengurus Partai Demokrat, di kediaman SBY, Jumat, 10 Agustus 2018.

    Sebelumnya, Partai Demokrat tidak hadir saat deklarasi Prabowo - Sandiaga menjadi pasangan capres di kediaman Prabowo, di Jalan Kertanegara IV, Jakarta, pada Kamis malam, 9 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hak Asasi Binatang Diperingati untuk Melindungi Hewan

    Hak Asasi Binatang, yang diperingati setiap 15 Oktober, diperingati demi melindungi hewan yang sering dieksploitasi secara berlebihan, bahkan disiksa.