Jumat, 17 Agustus 2018

Ditanya Kapan Daftar ke KPU, Jokowi: Pagi Boleh Siang Boleh

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pembukaan pendidikan kader ulama Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor, di Kantor Bupati Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 8 Agustus 2018. TEMPO/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato pembukaan pendidikan kader ulama Majelis Ulama Indonesia Kabupaten Bogor, di Kantor Bupati Kabupaten Bogor, Jawa Barat, 8 Agustus 2018. TEMPO/Friski Riana

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi tak menjawab secara gamblang ketika ditanya hari pendaftaran sebagai peserta pilpres 2019 ke Komisi Pemilihan Umum atau KPU.

    Jokowi sebelumnya dikabarkan akan mendaftar pada hari terkahir, yaitu Jumat, 10 Agustus 2018. Tapi Jokowi membantahnya. "Belum tentu. Besok kan masih ada Kamis," kata Jokowi di Istana Negara Jakarta, Rabu, 8 Agustus 2018.

    Baca: Soal Cawapres, Jokowi: Depannya Pakai M Pokoknya

    Jawaban serupa juga ia lontarkan ketika ditanya waktu pendaftarannya. "Bisa saja malam, siang, pagi. Kan boleh daftar malam. Pagi juga boleh, siang juga boleh," kata dia.

    Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuziy sebelumnya mengungkapkan Jokowi akan mendaftar ke KPU pada Jumat pagi, 10 Agustus 2018. "Jam 10 pagi. Kan, PPP nomor urut 10," kata Romy.

    Baca: Pertemuan Koalisi, Jokowi: Kalau Ada Mungkin Dadakan

    Tak hanya waktu pendaftaran, Jokowi juga masih enggan mengungkapkan nama calon wakil presidennya. Namun Jokowi memastikan sosok cawapresnya berinisial M.

    Nama-nama cawapres Jokowi yang beredar antara lain mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD; Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko; Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia Maruf Amin; Menteri Keuangan Sri Mulyani; Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar; dan Muhammad Romahurmuziy.

    Baca: Kata Rommy PPP Soal Inisial M dan Rahasia Langit Cawapres Jokowi


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kabinet Kerja Jokowi, 6 Menteri Nyaleg, 1 Mundur

    Asman Abnur dari PAN dan enam menteri Kabinet Kerja Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif sejak KPU membuka pendaftaran.