PKS Gelar Sidang Majelis Syuro Istimewa Bahas Capres 2019

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (tengah) didampingi Presiden PKS Sohibul Iman (kiri) dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Aljufri, memberikan keterangan seusai melakukan pertemuan di DPP PKS, Jakarta, Senin, 30 Juli 2018. TEMPO/M Taufan Rengganis

TEMPO.CO, Jakarta - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar sidang Majelis Syuro Istimewa pada hari ini, Selasa, 7 Agustus 2018. Wakil Sekretaris Jenderal PKS Abdul Hakim mengatakan sidang yang digelar di kantor DPP partai ini untuk membahas dinamika politik terkini.

Baca: PAN Ancam Gerindra Jika Cawapres Prabowo dari Partai Lain

"Dinamika politik menjelang pencapresan," kata Abdul Hakim kepada Tempo, Selasa, 7 Agustus 2018.

Berdasarkan pantauan di lokasi, telah hadir sejumlah elite PKS, di antaranya Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-Jufri, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid, anggota Majelis Syuro Tifatul Sembiring, Presiden PKS Sohibul Iman, dan Ketua DPW PKS Jawa Barat Ahmad Heryawan.

Politikus PKS Abu Bakar Al Habsyi mengatakan bakal ada 99 perwakilan daerah dan unsur penting lain partai yang hadir di sidang ini. Kata dia, agenda hari ini tunggal membahas pencapresan.

Baca: Soal Posisinya di Koalisi Prabowo, PKS Tunggu Keputusan Cawapres

"Sidang kali ini akan memutuskan persoalan strategis terkait dengan pencapresan," kata Abu dalam keterangan tertulis, Selasa, 7 Agustus 2018.

Abu mengatakan, sidang Majelis Syuro hari ini merupakan tindak lanjut dari sidang sebelumnya. Dalam sidang sebelumnya, dihasilkan sembilan rekomendasi calon presiden dan calon wakil presiden dari PKS untuk diusung di pemilihan presiden 2019.

Dalam sidang kali ini, Abu menambahkan, PKS akan melakukan penyesuaian menilik berbagai perkembangan dinamika politik. "Karena itulah digelar sidang Majelis Syuro kali ini, agar sikap politik PKS berkesesuaian dengan perkembangan terakhir," ujarnya.

Baca: PKS Ngotot Ajukan Cawapres Prabowo Versi Ijtima Ulama GNPF

Abu melanjutkan, partainya masih berkomitmen mengawal hasil Ijtima' (Pertemuan) Ulama yang merekomendasikan Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-Jufri dan Abdul Somad sebagai cawapres yang mendampingi Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto. Dia berujar, PKS menganggap hasil Ijtima Ulama itu sebagai aspirasi umat.

Menurut Abu, PKS akan memperjuangkan rekomendasi itu untuk diusung di pilpres 2019. Apalagi, kata dia, partai-partai pun terlibat dalam pertemuan ulama Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) itu.

Simak juga: Demokrat: Koalisi Sepakat Keputusan Cawapres di Tangan Prabowo.

"Semoga sidang Majelis Syuro ini diberikan kelancaran dan dapat menghasilkan berbagai keputusan yang berkontribusi untuk umat, bangsa dan negara," kata Abu.






Pemerintah Usulkan Revisi UU IKN, PKS: Ini Menunjukkan UU IKN Cacat dan Terburu-buru

1 hari lalu

Pemerintah Usulkan Revisi UU IKN, PKS: Ini Menunjukkan UU IKN Cacat dan Terburu-buru

Menurut politikus PKS Mardani Ali Sera, usulan revisi UU IKN malah menunjukkan praktik ketatanegaraan yang tidak baik.


PKS Melihat Celah Jokowi 3 Periode Masih Terbuka

1 hari lalu

PKS Melihat Celah Jokowi 3 Periode Masih Terbuka

Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera menilai isu Jokowi 3 periode belum tertutup.


Mardani PKS: Presiden Jokowi Jangan Melulu Sibuk dengan Relawan

1 hari lalu

Mardani PKS: Presiden Jokowi Jangan Melulu Sibuk dengan Relawan

Politikus PKS Mardani Ali Sera minta Presiden Jokowi fokus jalankan tugas sebagai Kepala Negara, bukan melulu sibuk dengan relawan menjelang Pilpres.


Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

1 hari lalu

Jokowi di Depan Masyarakat Dayak: Pemilu Setahun Lagi, Jangan Ada yang Mengadu Domba

Jokowi kembali menyerukan soal stabilitas politik menjelang Pemilu Presiden dan Legislatif yang akan tinggal setahun lagi, yaitu pada Februari 2024.


9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

1 hari lalu

9 Pernyataan Bola Liar Jokowi Soal Capres 2024, Terakhir Soal Rambut Putih dan Kerut Wajah

Menjelang Pilpres 2024 situasi politik mulai memanas. Presiden Jokowi setidaknya melalui 8 pernyataannya dianggap endorse kepada pihak tertentu.


Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

2 hari lalu

Begini Komentar Prabowo soal Jokowi Dukung Capres Berambut Putih

Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menanggapi pernyataan Presiden Joko Widodo atau Jokowi yang mendukung calon presiden berambut putih.


Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih, PDIP: Tak Endorse Siapa pun

2 hari lalu

Jokowi Ajak Relawan Pilih Capres Berambut Putih, PDIP: Tak Endorse Siapa pun

PDIP menganggap omongan Jokowi di acara relawan Nusantara Bersatu soal sosok capres berambut putih tak mendukung siapa pun. PDIP masih tunggu Megawati


Jokowi Beri Dukungan Capres Berambut Putih Mengarah ke Ganjar, Begini Reaksi Gerindra

3 hari lalu

Jokowi Beri Dukungan Capres Berambut Putih Mengarah ke Ganjar, Begini Reaksi Gerindra

Presiden Jokowi kembali memberikan sinyal dukungan kepada capres. Kali ini, ia hanya menyebut capres yang dimaksud berambut putih dan berkeriput


PKS Instruksikan DPW dan DPD Turun Bantu Korban Gempa Cianjur

9 hari lalu

PKS Instruksikan DPW dan DPD Turun Bantu Korban Gempa Cianjur

Ahmad Syaikhu, menginstruksikan DPW Jawa Barat dan DPD Kabupaten Cianjur untuk turun ke lapangan membantu korban gempa Cianjur


Jelang Pemilu 2024, Jokowi Ingatkan Para Elite Politik Selalu Jaga Kondusivitas

9 hari lalu

Jelang Pemilu 2024, Jokowi Ingatkan Para Elite Politik Selalu Jaga Kondusivitas

Presiden Jokowi mengingatkan kalangan elit politik agar senantiasa menjaga kondusivitas menjelang Pemilu 2024.