Jumat, 17 Agustus 2018

Gerindra: 1.000 Persen Prabowo Maju Sebagai Calon Presiden

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberi keterangan kepada wartawan setelah melakukan pertemuan dengan pimpinan Partai Gerindra, PAN, dan PKS di Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018. Dalam pertemuan tersebut, ketiga partai menyepakati koalisi dan menerima bergabungnya Partai Demokrat dalam koalisi ini. ANTARA/Muhammad Adimaja

    Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (kanan) memberi keterangan kepada wartawan setelah melakukan pertemuan dengan pimpinan Partai Gerindra, PAN, dan PKS di Jakarta, Selasa, 31 Juli 2018. Dalam pertemuan tersebut, ketiga partai menyepakati koalisi dan menerima bergabungnya Partai Demokrat dalam koalisi ini. ANTARA/Muhammad Adimaja

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua DPD Partai Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan Ketua Umum Prabowo Subianto sudah pasti maju sebagai calon presiden dalam pilpres 2019. Hal tersebut merespons soal isu yang menyebut Prabowo tidak akan maju sebagai capres namun mengusung nama lain.

    "Tidak benar isu itu. Sudah seribu persen deh Pak Prabowo maju sebagai calon presiden," kata Taufik saat ditemui di depan rumah Prabowo, Senin malam, 6 Agustus 2018. Ia menyampaikan hal tersebut usai mengikuti pertemuan antara Prabowo dengan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

    Baca: Gerindra: Jokowi Tak Perlu Mengintip Siapa Cawapres Prabowo

    Pada 1 Agustus 2018, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin mengatakan dirinya belum yakin Prabowo Subianto akan maju menjadi calon presiden pada pilpres mendatang. "Belum yakin saya kalau pak Prabowo maju," kata Cak Imin di Gedung Joang 45, Jakarta. Cak Imin mengatakan alasan ketidakyakinannya itu karena Prabowo belum mendapatkan partai pengusung yang jelas.

    Baca: Cak Imin Ragukan Prabowo Bisa Maju Capres 2019

    Taufik kemudian menyampaikan hasil pertemuan GNPF dengan Prabowo. GNPF, menurut dia, menagih hasil keputusan Prabowo soal calon wakil presiden yang direkomendasikan Ijtima Ulama GNPF.

    GNPF sebelumnya melalui Ijtima Ulama menghasilkan rekomendasi dua bakal cawapres untuk Prabowo Subianto. Dua bakal cawapres itu adalah Ketua Umum Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera Salim Segaf dan Ustad Abdul Somad.

    Baca: Temui Prabowo, GNPF Tagih Hasil Keputusan Cawapres Ijtima Ulama


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kabinet Kerja Jokowi, 6 Menteri Nyaleg, 1 Mundur

    Asman Abnur dari PAN dan enam menteri Kabinet Kerja Jokowi mendaftarkan diri sebagai calon anggota legislatif sejak KPU membuka pendaftaran.