ISNU Dukung Romy PPP Cawapres Jokowi untuk Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018. Foto/Biro Pers Setpres

    Presiden Joko Widodo santap malam bersama Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, Ketua Umum PPP Romahurmuziy, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang, Senin malam 23 Juli 2018. Foto/Biro Pers Setpres

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Ikatan Sarjana Nahdlatul Ulama (ISNU) Jawa Timur Mas'ud Said mengatakan Ketua Umum PPP M. Romahurmuziy merupakan sosok yang tepat menjadi calon wakil presiden atau cawapres Jokowi. Menurut Mas'ud, Romy, sapaan Romahurmuziy, bukan hanya mewakili kelompok Islam moderat, melainkan juga memiliki kemampuan teknokrasi.

    "Dalam mengurus negara perlu kemampuan memutuskan masalah dengan cepat dan tepat. Gus Rommy menguasai itu." Mas'ud menyampaikannya dalam keterangan tertulis, Jumat, 3 Agustus 2018.

    Baca:
    Ini Perbedaan Kriteria Cawapres Jokowi dan Prabowo
    Ini Alasan Cak Imin Pede Jadi Cawapres Jokowi

    Guru Besar Unisma Malang itu yakin Romy akan mendapat dukungan luas dari kalangan Islam, apalagi dia termasuk keturunan "darah biru" NU, keturunan pendiri NU K.H. Wahab Hasbullah.

    Ia berpendapat bahwa kedekatan hubungan antara Rommy dan Jokowi juga menjadi faktor yang memungkinkan keduanya bisa bekerja sama dengan baik. "Namun, yang menentukan adalah Jokowi sendiri, tentunya dengan mempertimbangkan beberapa aspek."

    Baca:
    Jokowi Beberkan Tiga Nama Masuk Bursa ...
    Megawati: Cawapres Jokowi Diumumkan saat ...

    Selain itu, tambah Mas'ud, faktor restu dari partai-partai anggota koalisi pengusung juga berpengaruh terhadap penentuan cawapres Jokowi. "Bagaimanapun semua partai harus sepakat pada nama yang akan dipilih Jokowi sebagai cawapres."

    Jokowi membeberkan tiga nama yang masuk bursa calon pendampingnya di Pilpres 2019 Ketiganya dipastikan sedang dipertimbangkan menjadi cawapres. Salah satu calon pendamping Jokowi adalah Mahfud MD. "Dia masuk (bursa cawapres)," kata Jokowi di Kampus ABN NasDem, Jakarta, Senin, 16 Juli 2018. Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu dinilainya bagus sebagai cawapres.

    ANTARA | VINDRY FLORENTIN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?