PAN Gelar Rakernas Pekan Depan Bahas Arah Koalisi Pilpres 2019

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada pembukaan Ijtimak Ulama yang berlangsung di Hotel Menara Peninsula Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat memberikan sambutan pada pembukaan Ijtimak Ulama yang berlangsung di Hotel Menara Peninsula Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Amanat Nasional atau PAN Zulkifli Hasan mengatakan partainya akan menggelar rapat kerja nasional (rakernas) pekan depan pada Ahad, 5 Agustus dan 6 Agustus 2018.

    "Minggu dan Senin ini akan Rakernas di Jakarta," kata Zulkifli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Selasa, 31 Juli 2018.

    Baca: Prabowo Terus Upayakan Koalisi Besar dengan PAN, PKS dan Demokrat

    Zulkifli mengatakan rapat kerja nasional akan membahas ihwal pemilihan legislatif dan pemilihan presiden 2019. Menurut dia, rakernas juga akan membicarakan arah koalisi PAN di pilpres 2019. "(Arah koalisi) ya nanti diputuskan di situ," kata dia.

    PAN hingga saat ini memang belum menentukan arah koalisi di pilpres 2019. Kendati kerap berkomunikasi dengan Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera, sejumlah politikus PAN sering menyampaikan bahwa koalisi masih cair.

    Baca: Abdul Somad Cawapres Prabowo? Zulkifli Hasan: Kami Dekat

    Partai ini juga belum memutuskan siapa calon presiden dan calon wakil presiden yang akan diusung di pilpres mendatang. Zulkifli mengatakan, hal tersebut juga akan dibahas dalam rakernas. Namun ia juga tak menjawab tegas apakah rakernas nanti akan menghasilkan deklarasi dukungan kepada salah satu capres. "Bebas nanti pendapat wilayah-wilayah," kata dia.

    Baca: Prabowo akan Bahas Rekomendasi Ijtima Ulama dengan PKS dan PAN


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aturan Baru E - Commerce yang Tertuang dalam PP PMSE

    Pemerintah resmi menerbitkan regulasi tentang e-commerce yang tertuang dalam PP PMSE. Apa yang penting dalam aturan baru tersebut?