Prabowo Siap Tak Maju di Pilpres 2019, Ini Kata Koalisi Jokowi

Presiden Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto dalam acara buka bersama relawan Golkar Jokowi di Kantor DPD Partai Golkar DKI Jakarta, 23 Mei 2018. TEMPO/Friski Riana

TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan partai koalisi tetap konsisten mengusung Joko Widodo (Jokowi) dalam Pemilihan Presiden atau Pilpres 2019. "Koalisi Jokowi tidak akan ada perubahan," kata Airlangga, Sabtu, 28 Juli 2018. Respon Airlangga ini menanggapi pernyataan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto yang menyatakan siap tidak maju dalam Pilpres 2019.

Baca: Prabowo Nyatakan Siap Tak Jadi Capres di Pilpres 2019.

Menurut Airlangga, koalisi Jokowi sudah memantapkan diri untuk pilpres 2019. Selama ini, kata dia, Koalisi pendukung Jokowi sudah kokoh dan tidak akan mengubah strategi. Mereka hanya tinggal mengumumkan calon wakil presiden atau cawapres Jokowi.

Saat ini, ada enam partai utama yang menjadi koalisi pengusung Jokowi pada Pilpres 2019 mendatang. Yaitu Partai Golkar, Partai Kebangkitan Bangsa, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai Nasdem, serta Partai Hanura.

Sebelumnya, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto menyatakan siap mundur dari dari gelanggang Pilpres 2019. Prabowo menyampaikan pernyataan ini di depan sejumlah pimpinan partai politik dan ratusan ulama saat menghadiri Ijtima' Ulama yang diselenggarakan oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF).

Prabowo pun mengaku siap mendukung siapa pun calon presiden dinilai lebih baik dari dirinya. "Kalau saya tidak dibutuhkan dan ada orang lain yang lebih baik, saya siap mendukung kepentingan umat dan rakyat Indonesia," kata Prabowo di Hotel Menara Peninsula, Jakarta, Jumat, 27 Juli 2018.

Baca juga: Prabowo Siap Tak Diusung Jadi Capres di Pilpres 2019, PKS: Ada Ruang Koalisi Kuat

Pernyataan Prabowo ini memunculkan spekulasi bahwa dia hanya akan menjadi king maker dalam Pilpres 2019. Nama-nama penggantinya pun mulai bermunculan. Beberapa kandidat yang berpotensi maju melawan Jokowi dalam Pilpres 2019 dari kubu oposisi adalah Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, dan Agus Harimurti Yudhoyono.






Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

1 jam lalu

Terpopuler Sepekan: Fakta Tukang Becak Bobol Rekening BCA Hingga Antrean Holland Bakery

Berita terpopuler ekonomi bisnis selama sepekan dimulai dengan fakta tentang tukang becak yang diduga membobol rekening BCA sebanyak Rp 320 juta.


Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

1 jam lalu

Menhub Pastikan Pemerintah Terus Kawal Penyelesaian Proyek KCJB

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memastikan pemerintah terus mengawal penyelesaian proyek Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB).


Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

2 jam lalu

Prabowo Ingin Bangun Kampus Universitas Pertahanan di Luar Jawa

Prabowo mengatakan kuliah di Unhan tidak dipungut biaya sepeser pun dan tidak ada rekomendasi.


Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

12 jam lalu

Golkar Solo Buka Pintu buat Kaesang Pangarep: Harus Siap Ubah Mindset dari Bisnis ke Politik

Ketua Harian Partai Golkar Kota Solo Bandung Joko Suryono mempersilakan Kaesang Pangarep jika ingin bergabung partai beringin.


Prabowo Subianto Sebut Anggaran Pertahanan Kecil, Pengamat: Alokasi Pengadaan Hanya 10 Persen

16 jam lalu

Prabowo Subianto Sebut Anggaran Pertahanan Kecil, Pengamat: Alokasi Pengadaan Hanya 10 Persen

Menhan Prabowo Subianto mengatakan anggaran pertahanan relatif kecil karena Indonesia tengah fokus mengendalikan kemiskinan


Sandiaga Uno Kunjungi Pondok di Semarang Didampingi Pengurus PPP

16 jam lalu

Sandiaga Uno Kunjungi Pondok di Semarang Didampingi Pengurus PPP

Menparekraf Sandiaga Uno mengunjungi Pesantren Fadhlul Fadhlan di Semarang bersama pengurus teras PPP.


Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

18 jam lalu

Jokowi Ajukan Kasasi, Sidang Pencemaran Udara Jakarta Berlanjut

Sidang pencemaran udara Jakarta dilanjutkan. Sebab, Presiden Joko Widodo alias Jokowi dan Menteri LHK mengajukan kasasi.


Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

18 jam lalu

Hasto Sebut PDIP Terbuka bagi Kaesang untuk Terjun ke Politik

Hasto Kristiyanto mengatakan PDIP terbuka untuk putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep, yang ingin terjun ke politik


Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

19 jam lalu

Pertemuan Jokowi - Surya Paloh, Pengamat Sebut Momentum Rekonsiliasi Politik

Adi Prayitno, menyebut pertemuan empat mata antara Surya Paloh dengan Jokowi merupakan pertanda hubungan keduanya baik-baik saja


Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

20 jam lalu

Pengamat Prediksi Isu Reshuffle dan Anies Jadi Topik Pertemuan Jokowi - Surya Paloh

Adi Prayitno, menyebut isu reshuffle dan pencapresan Anies Baswedan diduga jadi pembahasan antara Surya Paloh dengan Presiden Jokowi.