Survei Median: Elektabilitas Jokowi Tidak Sampai 50 Persen

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ketua Umum NasDem Surya Paloh saat akan memberikan kuliah umum angkatan ke-2 dalam pendidikan Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem di Jakarta, Senin, 16 Juli 2018. Pendidikan di Akademi Bela Negara diadakan lima hari dalam seminggu dengan waktu efektif delapan jam per hari. TEMPO/Subekti.

    Presiden Joko Widodo atau Jokowi bersama Ketua Umum NasDem Surya Paloh saat akan memberikan kuliah umum angkatan ke-2 dalam pendidikan Akademi Bela Negara (ABN) Partai NasDem di Jakarta, Senin, 16 Juli 2018. Pendidikan di Akademi Bela Negara diadakan lima hari dalam seminggu dengan waktu efektif delapan jam per hari. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Hasil sigi Media Survei Nasional (Median) menyebut elektabilitas Presiden Joko Widodo atau Jokowi dalam pemilihan presiden atau Pilpres 2019 masih mengungguli pesaing-pesaingnya. "Tapi elektabilitas Jokowi masih di bawah 50 persen," kata Direktur Riset Median, Sudarto, Senin, 23 Juli 2017. "Tingkat keterpilihan Jokowi di angka 35,7 persen."

    Baca: Fadli Zon Tantang Jokowi Segera Umumkan Cawapresnya

    Dalam sigi bertajuk "Membaca Peta Kompetisi Jelang Pilpres 2019", Sudarto mengatakan survei tersebut dilakukan dari 6-15 Juli 2018 dengan melibatkan 1.200 responden yang dipilih secara acak. Dengan Margin of error 2,9 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.

    Di bawah Jokowi ada nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan angka 22,6 persen. Kemudian mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo 6,8 persen, Gubernur DKI Jakarta 5,2 persen, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar 4,7 persen, dan kader Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang hanya memperoleh 2 persen.

    Berikutnya ada Wakil Presiden Jusuf Kalla 1,4 persen, Direktur MNC Group Hary Tanoesoedibjo 1,3 persen, politikus PKS Anis Matta 1 persen, dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri 0,9 persen.

    Lima besar cawapres yang paling potensial bagi Jokowi menurut riset ini yakni Cak Imin 42,6 persen, AHY 42,4 persen, Hari Tanoe 42,3 persen, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto 39,4 persen. Kemudian, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Puan Maharani 38,6 persen.

    Simak juga: Di Depan Kader PKB, Jokowi: Yang Namanya Kerja Sama Ya Join

    Sementara itu, masih berdasarkan survei Median, 34,1 persen masyarakat menginginkan Prabowo berpasangan dengan Gatot dalam Pilpres 2019. Sedangkan lainnya, Prabowo bersanding dengan Cak Imin 33,4 persen, AHY 33,1 persen, Anis Matta 32,4 persen, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan 31,5 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ada 283 Jenazah Dikuburkan dengan SOP Covid-19 di DKI Jakarta

    Anies Baswedan menyebut Dinas Kehutanan dan Pertamanan telah mengubur 283 jenazah dengan SOP Covid-19. Jumlah penguburan melonjak pada Maret 2020.