Senin, 10 Desember 2018

Survei LIPI: Publik Ingin Prabowo Jadi Cawapres Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sigi Sebut Prabowo Pesaing Terkuat Jokowi

    Sigi Sebut Prabowo Pesaing Terkuat Jokowi

    TEMPO.CO, Jakarta - Survei Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) menunjukkan nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto muncul sebagai calon wakil presiden (cawapres) dengan elektabilitas teratas untuk calon presiden inkumben Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

    Baca juga: Pertemuan Prabowo dengan SBY Menimbulkan Pertanyaan PKS

    Berdasarkan pertanyaan terbuka yang diberikan LIPI, ada 11 nama yang diinginkan publik sebagai Cawapres Jokowi. Prabowo Subianto mendapatkan suara tertinggi dengan perolehan 12,7 persen. Diikuti Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan perolehan 11,0 persen dan Gatot Nurmantyo sebanyak 10,2 persen.

    "Walaupun kalau dari kacamata petinggi partai maupun pengamat, kemustahilan Prabowo jadi cawapres Jokowi itu tinggi, namun ini keinginan publik," ujar Peneliti LIPI Wawan Ichwanuddin di Hotel Century Park, Jakarta pada Kamis, 19 Juli 2018.

    Selain tiga nama tersebut, muncul nama Komandan Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dengan 8,1 persen, Wakil Presiden Jusuf Kalla 7,2 persen, mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok  6,7 persen, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar dengan perolehan 4,7 persen, mantan Ketua MK Mahfud MD 3,3 persen, Wali Kota Bandung Ridwan Kamil 2,1 persen, Ketua Umum Perindo Hari Tanoesoedibjo 2,0 persen dan Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan perolehan 2,0 persen.

    Baca juga: Prabowo Jenguk SBY di RSPAD

    Survei LIPI ini dilakukan pada 19 April-5 Mei 2018. Adapun metode survei yang digunakan adalah multistage random sampling dengan sampel survei berjumlah 2.100 responden. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara tatap muka dengan margin of error (MoE) sebesar 2,14 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia Berupaya Mencegah Sampah Plastik Hanyut ke Laut

    Pada 2010, Indonesia menjadi negara penyumbang sampah plastik nomor dua di dunia. Ada 1,29 juta ton sampah plastik hanyut ke laut.